SMAK Frateran Ende Dominan, Juara AZA 3x3 Competition 2025–2026
JAKARTA - Gairah basket pelajar di Nusa Tenggara Timur kembali menunjukkan kualitasnya lewat gelaran AZA 3x3 Competition 2025–2026.
Ajang yang menjadi bagian dari Honda DBL Seri NTT 2025–2026 ini menghadirkan persaingan sengit antartim SMA dan SMK se-NTT. Dari rangkaian pertandingan yang berlangsung ketat, satu nama tampil paling konsisten hingga puncak: Tim Basket Putri SMAK Frateran Ndao Ende.
Bukan sekadar menang, tim asal Ende tersebut memperlihatkan dominasi sejak fase gugur hingga partai final. Dengan permainan solid dan disiplin, SMAK Frateran Ndao Ende akhirnya memastikan diri keluar sebagai juara dan membawa pulang gelar prestisius yang menjadi kebanggaan sekolah maupun daerahnya.
AZA 3x3 Competition Jadi Panggung Basket Pelajar NTT
Tim Basket Putri SMAK Frateran Ndao Ende berhasil meraih juara AZA 3x3 Competition 2025–2026 yang merupakan bagian dari Honda DBL Seri NTT 2025–2026.
Kompetisi ini menjadi wadah pembuktian bagi para pelajar basket dari berbagai wilayah di Provinsi NTT. Tidak hanya mempertemukan tim-tim unggulan, ajang ini juga menjadi ruang untuk menampilkan pembinaan olahraga sekolah yang semakin berkembang, terutama di cabang bola basket.
Kompetisi yang diikuti tim SMA dan SMK se-Nusa Tenggara Timur tersebut digelar di GOR Flobamora Kupang. Ajang ini mempertemukan pelajar basket dari berbagai daerah di Provinsi NTT. Atmosfer pertandingan pun berjalan kompetitif karena masing-masing tim datang dengan semangat tinggi untuk menjadi yang terbaik.
Dalam kondisi seperti itu, konsistensi permainan menjadi faktor penting. Tim yang mampu menjaga fokus sejak awal hingga akhir turnamen akan punya peluang lebih besar untuk melaju, dan SMAK Frateran Ndao Ende membuktikan hal tersebut.
Final 31 Januari 2026: Frateran Ende Menang Telak 6–1
Pada partai final yang berlangsung Sabtu, 31 Januari 2026, SMAK Frateran Ndao Ende tampil dominan sejak awal pertandingan. Tim asal Ende itu mengalahkan SMA Citra Bangsa Kupang dengan skor 6–1 dan memastikan gelar juara.
Di laga puncak, SMAK Frateran Ndao Ende tidak memberi ruang bagi lawan untuk mengembangkan permainan. Mereka mengendalikan tempo sejak tip-off dan tampil efektif dalam memanfaatkan peluang. Skor akhir 6–1 menjadi gambaran jelas bahwa tim ini memang datang dengan persiapan matang.
Kemenangan telak ini sekaligus menegaskan kualitas SMAK Frateran Ndao Ende sebagai salah satu kekuatan basket putri pelajar di NTT. Mereka bukan hanya unggul secara teknik, tetapi juga tampil dengan mental juara saat tekanan final hadir.
Semifinal Mulus: Singkirkan SMAN 1 Kupang 5–1
Sebelumnya, pada babak semifinal, SMAK Frateran Ndao Ende menyingkirkan SMAN 1 Kupang dengan skor 5–1 untuk melaju ke partai puncak.
Sebelum tampil di final, perjalanan SMAK Frateran Ndao Ende juga terlihat meyakinkan pada babak semifinal. Menghadapi SMAN 1 Kupang yang tentu memiliki dukungan besar karena bermain di kota yang sama dengan lokasi turnamen, Frateran Ende tetap tampil tenang dan terorganisir.
Skor 5–1 menunjukkan bahwa mereka mampu menjaga intensitas permainan, sekaligus membuktikan daya saing tim yang stabil di fase krusial. Hasil ini menjadi modal penting menuju final, karena menunjukkan bahwa skuad memiliki ritme yang tepat dan kekompakan yang semakin matang.
Skuad Juara: Empat Pemain Kunci SMAK Frateran Ende
Skuad SMAK Frateran Ndao Ende diperkuat Martha Prinzessin Djama Waka dan Herlina Tuto Uba, serta Sofia Gerasima Mirachel Kutu dan Lusiana Bungalolon Tefa.
Keberhasilan meraih gelar juara tentu tidak lepas dari kontribusi para pemain yang tampil penuh determinasi sepanjang turnamen. Dengan komposisi pemain yang solid, tim ini mampu menjaga performa dan konsentrasi dalam setiap laga.
Nama-nama yang mengisi skuad juara tersebut menjadi bagian penting dalam perjalanan SMAK Frateran Ndao Ende. Mereka tidak hanya bertanding untuk sekolah, tetapi juga membawa nama daerah Ende di panggung basket pelajar tingkat provinsi.
Pelatih Apresiasi Kerja Keras dan Dukungan Pembinaan Basket Ende
Pelatih SMAK Frateran Ndao Ende, Arman Suwetty, mengapresiasi kerja keras para pemain sepanjang turnamen. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil konsistensi latihan dan semangat bertanding tim.
“Kerja keras anak-anak membuahkan hasil yang membanggakan sepanjang turnamen,” kata Arman.
Pernyataan pelatih tersebut menegaskan bahwa kemenangan ini bukan hasil instan. Ada proses panjang yang ditempuh melalui latihan rutin, kedisiplinan, serta semangat juang para pemain. Konsistensi inilah yang akhirnya berbuah manis di AZA 3x3 Competition 2025–2026.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada Perbasi Ende serta Komunitas Basket Satria Abdi Ende yang selama ini aktif mendukung pembinaan basket pelajar melalui berbagai kegiatan dan turnamen.
Dukungan turut diberikan oleh pihak sekolah serta keluarga besar SMAK Frateran Ndao Ende yang dinilai konsisten mendorong pengembangan prestasi olahraga siswa. Arman berharap capaian ini dapat memotivasi generasi muda Ende untuk terus berlatih dan meningkatkan prestasi basket pelajar di masa mendatang.
Dengan gelar juara ini, SMAK Frateran Ndao Ende bukan hanya menorehkan prestasi untuk sekolah, tetapi juga menjadi inspirasi bagi pelajar lain di NTT bahwa kerja keras, pembinaan yang tepat, dan dukungan lingkungan dapat mengantarkan tim ke puncak kompetisi.