Laba Bersih Multi Bintang Tembus Rp228,98 Miliar di Kuartal I-2026

ILUSTRASI, Gedung PT Multi Bintang Indonesia Tbk (Sumber Gambar : Net)
Jumat, 12 Juni 2026 | 11:07:46 WIB

JAKARTA – PT Multi Bintang Indonesia Tbk (MLBI) mengawali tahun 2026 dengan capaian kinerja yang kokoh. Sepanjang kuartal I-2026, perusahaan mencatatkan nilai penjualan bersih hingga Rp758,54 miliar, atau mengalami kenaikan sebesar 13% jika dikomparasikan dengan raihan periode yang sama pada tahun sebelumnya yang bernilai Rp669,96 milar.

Pertumbuhan angka penjualan tersebut secara langsung mengerek tingkat profitabilitas yang dimiliki oleh perusahaan. Laba bruto mengalami pertumbuhan sebesar 19%, bersamaan dengan margin laba usaha yang merangkak naik ke posisi 37,9%. 

Dari segi bottom line, perolehan laba bersih MLBI sukses menyentuh angka Rp 228,98 miliar, mencatatkan hasil yang lebih tinggi daripada perolehan laba bersih di kuartal I-2025 yang berada di angka Rp194,81 miliar.

Presiden Direktur Multi Bintang Indonesia, Roland Bala, menyampaikan bahwa keberhasilan performa ini didorong oleh adanya peningkatan pada volume penjualan, penerapan strategi harga yang berjalan efektif, penguatan pada lini portofolio merek, serta penerapan disiplin yang ketat dalam manajemen operasional maupun pengelolaan biaya.

Menurut pemaparan Roland, pihak manajemen bakal senantiasa fokus dalam memperkokoh portofolio merek, melakukan ekspansi terhadap jangkauan pasar konsumen, dan mempertahankan efisiensi pada pos operasional demi menyokong pertumbuhan bisnis yang berkelanjutan di tengah situasi pasar yang dinamis.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, “Kinerja positif pada kuartal pertama ini mencerminkan konsistensi eksekusi strategi kami di tengah dinamika pasar", Kamis (11/6/2026). 

Untuk mempercepat pertumbuhan bisnis, MLBI menjalankan tiga strategi utama, yakni memperkuat posisi BINTANG di segmen mainstream, mengembangkan Heineken® di segmen premium, serta memperluas akses pasar melalui inovasi produk dan kemasan. 

Di segmen mainstream, BINTANG terus memperkuat posisinya melalui berbagai varian produk, mulai dari BINTANG Pilsener dan BINTANG Crystal hingga produk flavored seperti BINTANG Radler, BINTANG Anggur Merah, dan BINTANG Arak Jeruk & Madu guna menjawab kebutuhan konsumen yang semakin beragam.

Di lain sisi, pada pangsa pasar premium, merek Heineken® terus meningkatkan kedekatannya dengan para konsumen lewat beragam kegiatan aktivasi merek dan kampanye, termasuk di antaranya jalinan kolaborasi skala global bersama UEFA Champions League serta keterlibatan sebagai sponsor di ajang festival musik.

MLBI juga terus mengambil langkah ekspansif untuk portofolio produknya. Salah satu terobosan paling anyar yang dilakukan adalah meluncurkan Kawan Senja, sebuah produk bir yang dihadirkan sebagai opsi minuman bermutu tinggi namun memiliki harga yang lebih bersahabat guna menjangkau segmen pasar konsumen yang lebih luas lagi.

Dari segi mata rantai distribusi, korporasi melakukan penguatan pada aspek transformasi digital melalui pemanfaatan platform OMNI dan eB2B. Langkah ini diimplementasikan guna mendongkrak efektivitas dalam penyaluran produk sekaligus memperlebar aksesibilitas bagi para pelanggan.

Selaras dengan langkah-langkah penguatan bisnis tersebut, MLBI turut mengumumkan adanya perombakan di dalam susunan manajemen perusahaan. 

Pada struktur direksi, posisi Stephanie Yolande Peregrin kini digantikan oleh Thomas Hylke Jogchum Zandt. Sementara pada jajaran Dewan Komisaris, Gagan Sawhney bersama Daaf Jacobus van Tilburg resmi diangkat untuk menggantikan posisi dari Uday Shankar Sinha dan Jose Rolando Saenz Dominguez.

Pihak perseroan memberikan penilaian bahwa rotasi kepemimpinan ini menjadi bagian dari rangkaian langkah strategis untuk memperkokoh tata kelola korporasi sekaligus memastikan kesiapan struktur organisasi dalam merespons dinamika industri yang terus bergerak dinamis.

Roland memberikan penegasan bahwa capaian performa di awal tahun ini bakal menjadi pijakan yang krusial untuk melangkah menuju fase pertumbuhan selanjutnya. 

Bermodalkan sokongan dari jajaran kepemimpinan yang tangguh serta sistem tata kelola yang kokoh, perusahaan merasa sangat optimistis dapat terus mendongkrak daya saing sekaligus menjaga tren pertumbuhan positif sepanjang tahun 2026.

Reporter: Gemilang Ramadhan