Wiraraja Tangguh Raih Investasi 9,3 Juta Dolar AS dari Perusahaan Rusia

ILUSTRASI, PT Wiraraja Tangguh resmi mendapatkan investasi senilai 9,3 juta dolar AS dari perusahaan Rusia BlackEnergy AI. (Sumber Gambar : Net)
Kamis, 09 Juli 2026 | 15:32:00 WIB

JAKARTA – Himpunan Kawasan Industri (HKI) menyatakan keterlibatan Indonesia selaku Official Partner Country dalam ajang pameran industri internasional INNOPROM 2026 di Yekaterinburg, Rusia, sudah mulai memperlihatkan dampak positif. Salah satu buktinya datang dari PT Wiraraja Tangguh, selaku pengelola Kawasan Industri Wiraraja di Batam, yang sukses mendapatkan komitmen investasi dari korporasi asal Rusia, BlackEnergy AI.

Nilai dari investasi tersebut menyentuh angka US$ 9,3 juta yang dialokasikan bagi proyek pembangunan fasilitas manufaktur turbin gas (gas turbine manufacturing) di tanah air. 

Proyek ini diproyeksikan mampu menampung kurang lebih 200 tenaga kerja dan ditargetkan mulai berjalan pada Agustus 2026. 

Kesepakatan kolaborasi antar kedua perusahaan ini diresmikan lewat penandatanganan di Yekaterinburg Exhibition Hall pada Rabu (8/7). 

Prosesi penandatanganan dilakukan oleh CEO Wiraraja Group Akhmad Maaruf Maulana bersama CEO BlackEnergy AI Andrey Gennaedevic, serta disaksikan oleh Duta Besar RI untuk Rusia Jose Antonio Morato Tavares dan Direktur Jenderal Ketahanan, Perwilayahan, dan Akses Industri Internasional (KPAII) Kementerian Perindustrian Tri Supondy.

Ketua Umum HKI Akhmad Maaruf Maulana memaparkan, Indonesia mempunyai berbagai kelebihan dalam memikat investasi, mulai dari kondisi stabilitas ekonomi, pasar domestik yang luas, hingga letak strategis selaku gerbang menuju wilayah ASEAN. 

Menurutnya, potensi daya saing ini kian ditunjang oleh ekspansi kawasan industri yang disokong oleh infrastruktur serta utilitas yang representatif, ditambah dengan langkah penyederhanaan regulasi dan percepatan perizinan oleh pemerintah.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, Akhmad dalam keterangan resmi pada Kamis (9/7/2026) menyampaikan, "Melalui HKI, kami mengundang para pengusaha Rusia untuk berinvestasi di Indonesia. HKI siap menjadi mitra lokal yang tepercaya dengan memfasilitasi penyediaan lahan kawasan industri, mendampingi seluruh proses perizinan, serta mempertemukan investor dengan kawasan industri yang paling sesuai dengan kebutuhan usahanya. Kami ingin membangun kerja sama jangka panjang yang saling menguntungkan bagi Indonesia maupun Rusia,"

Pada pameran INNOPROM 2026 yang digelar dari tanggal 6–9 Juli 2026, HKI bersama beberapa anggotanya ikut serta menyosialisasikan potensi yang dimiliki kawasan industri Indonesia. 

Beberapa di antaranya meliputi Kawasan Industri Wiraraja, Kawasan Industri Bintan Inti, Kawasan Industri Kendal, serta Kawasan Industri Terpadu Batang.

Di samping itu, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita berpandangan bahwa kehadiran Indonesia di INNOPROM 2026 menjadi sebuah strategi penting dalam melebarkan jaringan global sekaligus menggaet investasi untuk sektor manufaktur dalam negeri. 

Di sudut lain, Dirjen KPAII Kementerian Perindustrian Tri Supondy menyebutkan bahwa pemerintah memaksimalkan pameran ini bukan sekadar demi mendongkrak aktivitas perdagangan, melainkan juga untuk merajut kemitraan investasi, manufaktur bersama, hingga transfer teknologi bersama para mitra di Rusia dan wilayah Eurasia.

Reporter: Gemilang Ramadhan