Breaking

SMBR Bagikan Dividen Rp34,38 Miliar dan Rombak Pengurus Baru

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Selasa, 19 Mei 2026
SMBR Bagikan Dividen Rp34,38 Miliar dan Rombak Pengurus Baru
Ilustrasi PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) (Foto: NET)

JAKARTA – Pemegang saham PT Semen Baturaja (Persero) Tbk (SMBR) secara resmi memberikan persetujuan terhadap pembagian dividen tunai dengan nilai total mencapai Rp34,38 miliar, atau setara dengan Rp3,46185 per lembar saham. Kesepakatan tersebut diputuskan lewat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang dilaksanakan di Jakarta pada Senin (18/5/2026).

Jumlah dividen yang dibagikan tersebut mengambil porsi 20 persen dari total laba bersih konsolidasian Perseroan pada tahun buku 2025 yang mencatatkan angka Rp171,92 miliar. Sementara itu, sisa dari laba bersih yakni sebesar 80 persen atau setara Rp137,53 miliar bakal ditempatkan sebagai laba ditahan.

Direktur Utama SMBR Suherman Yahya mengungkapkan bahwa alokasi dana tersebut disiapkan demi memperkokoh struktur permodalan sekaligus menyokong rencana ekspansi usaha SMBR ke depannya.

“Perseroan berhasil menjaga momentum pertumbuhan dan profitabilitas sepanjang tahun 2025 melalui penguatan operational excellence, efisiensi biaya produksi, serta peningkatan daya saing di pasar. Pembagian dividen ini menjadi bentuk komitmen Perseroan dalam memberikan nilai tambah kepada para pemegang saham sekaligus tetap menjaga ruang ekspansi bisnis ke depan,” ujarnya melalui keterangan tertulis, Senin (18/5/2026) sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Di samping memutuskan pembagian laba bersih, agenda RUPST tersebut juga menyepakati sejumlah langkah strategis lainnya, seperti perombakan susunan kepengurusan Perseroan beserta penyesuaian terhadap Anggaran Dasar yang mengacu pada Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025. 

Langkah penyegaran ini ditempuh demi memperkuat tata kelola perusahaan (GCG) dan memberikan ruang gerak yang fleksibel bagi SMBR dalam meraih berbagai peluang bisnis baru pada sektor industri bahan bangunan.

Terkait dengan agenda perombakan susunan pengurus Perseroan, pihak pemegang saham memberikan mandat kepada Muhamad Alipudin untuk menjabat sebagai Komisaris Utama, menggantikan posisi yang sebelumnya diisi oleh Inosentius Samsul.

Selain itu, RUPST juga meresmikan pengangkatan Luthvie Arifin yang kini menduduki posisi sebagai Komisaris Independen untuk menggantikan Chowadja Sanova. 

Rotasi kepengurusan ini merupakan bagian dari strategi korporasi dalam mengoptimalkan tata kelola perusahaan, mendongkrak efektivitas fungsi pengawasan, serta mengawal akselerasi transformasi bisnis dan pertumbuhan SMBR yang berkelanjutan di tengah peta persaingan industri semen domestik.

Suherman menegaskan bahwa rasa optimisme dari pihak Perseroan kian menebal menjelang masuknya periode tahun 2026. SMBR mematok target kenaikan pada volume penjualan dengan bertumpu pada proyeksi menggeliatnya sektor infrastruktur dan properti di kawasan Sumatera bagian selatan. 

Demi merealisasikan target pertumbuhan tersebut, manajemen berkomitmen penuh untuk mengimplementasikan operational excellence dengan prinsip industri hijau, yang mencakup optimalisasi penggunaan bahan bakar alternatif serta percepatan transformasi digital pada tiap aspek lini produksi.

“With fundamental keuangan yang semakin sehat dan dukungan penuh dari para pemangku kepentingan, SMBR siap melanjutkan tren pertumbuhan yang berkelanjutan demi menciptakan nilai jangka panjang bagi industri konstruksi nasional,” ujarnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua