Rekomendasi Tiga Saham Pilihan Saat IHSG Melemah Tajam
JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan atau IHSG ditutup merosot cukup dalam sebesar 1,85 persen menuju level 6.599,24 pada akhir sesi perdagangan Senin, 18 Mei 2026. Penurunan laju indeks yang dipicu oleh meningkatnya tekanan aksi jual di pasar saham ini diperoleh sebagaimana dilansir dari berita sumber Investasi.
Penyusutan tajam yang dialami oleh IHSG tersebut setara dengan kehilangan sebesar 124,08 poin. Di tengah kondisi pasar saham yang sedang berada dalam tekanan, beberapa analis membagikan sejumlah rekomendasi teknikal saham yang dinilai prospektif untuk dicermati pada sesi perdagangan Selasa, 19 Mei 2026.
Achmad Yaki selaku Head of Online Trading BCA Sekuritas memberikan penilaian bahwa pergerakan saham PT Telkom Indonesia Tbk atau TLKM tengah menguji pola three white soldiers.
Indikator RSI bagi saham blue chip di industri telekomunikasi ini terpantau mulai bergerak menguat yang juga dibarengi dengan peningkatan volume perdagangan.
Para pemodal dapat mempertimbangkan penerapan strategi trading buy untuk saham TLKM apabila mampu menutup gap pada area Rp 3.100. Saham ini tercatat memiliki tingkat support di Rp 2.990 serta tingkat resistance di Rp 3.220.
Pada kesempatan lain, Senior Market Analyst Mirae Asset Sekuritas Nafan Aji Gusta menyarankan strategi accumulative buy untuk saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk atau BBRI.
Indikator RSI pada saham BBRI memperlihatkan terbentuknya positive divergence yang menjadi sinyal bahwa tekanan tren turun (downtrend) mulai tertahan.
Potensi limited downside pada saham blue chip di sektor perbankan ini terindikasi dari hadirnya pola bullish spinning top candle yang ditunjang oleh kenaikan volume perdagangan. Saham BBRI sendiri memiliki area support di tingkat Rp 2.980 dan resistance di tingkat Rp 3.360.
Sementara itu, Analis BRI Danareksa Sekuritas Reza Diofanda memberikan rekomendasi speculative buy untuk saham PT Rukun Raharja Tbk atau RAJA. Saham tersebut diperkirakan masih memiliki peluang untuk mengalami technical rebound asalkan tetap mampu bertahan di atas kisaran area Rp 4.000.
Laju pergerakan saham RAJA diproyeksikan masih akan bergerak relatif terbatas menyusul sentimen negatif dari pelemahan IHSG dengan area support di Rp 4.000.
Indikator MACD pada saham ini terpantau mulai mendatar di zona negatif yang mengisyaratkan bahwa tekanan jual sudah mulai berkurang, kendati volume transaksi mengalami penurunan lantaran para pelaku pasar masih cenderung bersikap wait and see.