Breaking

KAQI Tunjuk Simon Arosokhi Gulo Jadi Direktur Baru dan Targetkan Ekspansi

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Kamis, 21 Mei 2026
KAQI Tunjuk Simon Arosokhi Gulo Jadi Direktur Baru dan Targetkan Ekspansi
PT Jantra Grupo Indonesia Tbk (KAQI) (Foto: NET)

JAKARTA – Perusahaan bengkel spesialis komponen kaki-kaki kendaraan, PT Jantra Grupo Indonesia Tbk (KAQI), resmi mengangkat Simon Arosokhi Gulo selaku direktur baru perusahaan. Langkah ini diambil untuk memperkokoh transformasi bisnis lewat langkah ekspansi sekaligus digitalisasi pada operasional perseroan.

Posisi Simon tersebut menggantikan Dodon Tri Koeswardana yang telah diberhentikan secara hormat dari kursi Direktur KAQI lewat Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada hari Rabu (20/5/2026). 

Di samping mengemban tugas sebagai direktur, Simon pun memegang peran Sekretaris Perusahaan atau Corporate Secretary sementara sampai didapatkan pejabat definitif yang sesuai dengan regulasi berlaku.

Direktur Utama Jantra Grupo Indonesia, Imam Sujono, memaparkan bahwa di samping adanya perombakan pada jajaran pengurus, KAQI pun tengah mengakselerasi transformasi bisnis lewat penguatan lini operasional, digitalisasi sektor layanan, serta perluasan area usaha.

Imam menyebutkan bahwa prioritas KAQI pada tahun ini meliputi peningkatan mutu sumber daya manusia dan implementasi digitalisasi pada sistem operasional. KAQI pun bakal memperlebar jangkauan layanan konsumen serta melakukan diversifikasi pada produknya demi menyokong perkembangan usaha dalam jangka panjang.

“Pulau Jawa masih menjadi fokus utama saat ini, dengan rencana ekspansi ke Sumatra dan Sulawesi yang akan dijalankan secara bertahap,” kata Imam dalam keterangannya, Rabu (20/5/2026) sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Di samping perluasan cakupan wilayah, KAQI mulai mempersiapkan aspek teknis guna menyambut tren mobil listrik serta kendaraan otonom. Imam menilai, strategi ini sangat krusial demi menjaga keberlangsungan bisnis KAQI di tengah pergeseran arah industri otomotif di tanah air.

Di dalam rapat yang sama, para pemegang saham pun menyepakati dialokasikannya total laba bersih tahun buku 2025 untuk dana cadangan umum, sehingga perseroan tidak membagikan dividen.

“Keputusan tersebut diambil untuk memperkuat struktur permodalan dan mendukung strategi pertumbuhan jangka panjang KAQI,” tutur Imam sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Sepanjang tahun 2025, KAQI berhasil mencatatkan pendapatan senilai Rp 76,84 miliar. Angka ini mengalami kenaikan sebesar 33,62% secara tahunan atau Year on Year (YoY) jika dikomparasikan dengan raihan sebesar Rp 57,51 miliar pada tahun 2024.

Lalu pada aspek keuntungan bersih, laba bersih KAQI terkerek naik sebesar 3,11% secara tahunan menjadi Rp 9,4 miliar pada tahun 2025. Di tahun sebelumnya, perolehan laba bersih KAQI berada di angka Rp 9,12 miliar.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua