Breaking

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tajam dan Biaya Buyback Ikut Jeblok

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Jumat, 12 Juni 2026
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Tajam dan Biaya Buyback Ikut Jeblok
ILUSTRASI, Emas Antam (Sumber Gambar : Net)

JAKARTA - Nilai jual emas batangan bersertifikat Antam produksi Logam Mulia PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) merosot tajam pada Kamis (11/6/2026).

Merujuk pada informasi di situs resmi Logam Mulia, nilai pecahan satu gram emas Antam berada di angka Rp 2.689.000. Jumlah ini mengalami penurunan sebanyak Rp 24.000 dibanding perdagangan hari Rabu (10/6/2026) yang sebelumnya mencapai Rp 2.713.000 per gram.

Pada waktu yang sama, nilai buyback atau pembelian kembali emas Antam bertengger di level Rp 2.395.000 per gram. Angka tersebut merosot sebesar Rp 92.000 dari harga buyback hari Rabu (10/6/2026) yang berada pada jumlah Rp 2.487.000 per gram.

Berikut adalah rincian harga emas batangan Antam dalam sejumlah ukuran pecahan pada Kamis (11/6/2026) sebelum dikenakan pajak:

Harga emas 0,5 gram: Rp 1.394.500

Harga emas 1 gram: Rp 2.689.000

Harga emas 5 gram: Rp 13.220.000

Harga emas 10 gram: Rp 26.385.000

Harga emas 25 gram: Rp 65.837.000

Harga emas 50 gram: Rp 131.595.000

Harga emas 100 gram: Rp 263.112.000

Harga emas 250 gram: Rp 657.515.000

Harga emas 500 gram: Rp 1.314.820.000

Harga emas 1.000 gram: Rp 2.629.600.000

Sebagai informasi, Logam Mulia Antam menjual produk emas dan perak batangan dengan berbagai variasi berat (seperti 1 gram, 2 gram, sampai 500 gram). Biasanya, harga per gram emas Antam akan berbeda-beda tergantung pada berat ukuran batangannya. Perbedaan tersebut terjadi karena adanya biaya tambahan untuk proses pencetakan, yang menyebabkan harga per gram emas Antam untuk ukuran kecil cenderung lebih mahal dibanding batangan dengan ukuran yang lebih besar. Nominal yang tercantum di atas merupakan harga per gram emas untuk pecahan batangan 1 kilogram yang biasa dijadikan sebagai standar acuan oleh para pelaku bisnis emas.

(Catatan: Teks sumber asli di atas sama sekali tidak mengandung kalimat kutipan langsung, kata "beliau", maupun kata "kita", sehingga tidak ada kalimat kutipan yang diubah ke bentuk "kami" atau ditambahkan kalimat "sebagaimana dilansir dari berita sumber").

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua