Guncangan Gempa Magnitudo 6,4 Di Pacitan Tidak Berpotensi Tsunami

Guncangan Gempa Magnitudo 6,4 Di Pacitan Tidak Berpotensi Tsunami
Penulis: Yoga
Jumat, 06 Februari 2026 | 11:43:05 WIB

JAKARTA - Masyarakat di wilayah pesisir selatan Jawa Timur dikejutkan oleh guncangan gempa tektonik berkekuatan cukup besar yang berpusat di wilayah laut Kabupaten Pacitan.

Berdasarkan laporan resmi dari pihak berwenang kejadian alam tersebut berlangsung saat sebagian besar warga sedang beristirahat sehingga sempat menimbulkan kepanikan yang cukup luar biasa.

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika memberikan konfirmasi bahwa peristiwa yang terjadi pada waktu dini hari tersebut sama sekali tidak memiliki potensi menimbulkan gelombang tsunami.

Analisis Lokasi Dan Kedalaman Pusat Gempa Bumi Tektonik

Menurut data yang dirilis pada Jumat 6 Februari 2026 pusat getaran berada di koordinat delapan koma sembilan sembilan Lintang Selatan dan seratus sebelas koma delapan belas Bujur Timur.

Titik pusat gempa tersebut berlokasi di laut pada jarak sembilan puluh kilometer arah tenggara dari Kabupaten Pacitan dengan kedalaman pusat gempa mencapai sepuluh kilometer di bawah permukaan.

Jenis gempa yang terjadi merupakan kategori gempa bumi dangkal yang diakibatkan oleh aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah lempeng Eurasia di zona megathrust selatan Jawa.

Pihak BMKG terus melakukan pemantauan ketat melalui jaringan sensor seismik untuk mendeteksi adanya kemungkinan aktivitas gempa susulan yang mungkin terjadi setelah guncangan utama yang cukup kuat tersebut.

Dampak Guncangan Yang Terasa Hingga Wilayah Luar Jawa Timur

Meskipun berpusat di perairan selatan namun kuatnya energi gempa pada Jumat 6 Februari 2026 membuat getaran dapat dirasakan hingga wilayah Yogyakarta Solo hingga sebagian Jawa Tengah lainnya.

Warga di beberapa kota melaporkan bahwa lampu gantung di dalam rumah mereka bergoyang dengan sangat kencang dan beberapa perabotan kecil sempat bergeser akibat guncangan yang terasa cukup lama.

Di wilayah Pacitan sendiri masyarakat sempat berhamburan keluar rumah demi mencari tempat terbuka untuk menghindari risiko bangunan runtuh akibat getaran yang dirasakan dalam durasi beberapa detik.

Beberapa warga di wilayah pesisir juga dilaporkan sempat melakukan evakuasi mandiri ke tempat yang lebih tinggi sebelum mendapatkan kepastian informasi resmi bahwa tidak ada ancaman kenaikan air laut.

Status Kerusakan Bangunan Dan Laporan Korban Jiwa

Hingga laporan terbaru yang diterima pada Jumat 6 Februari 2026 tim reaksi cepat dari badan penanggulangan bencana daerah masih melakukan pendataan terhadap kemungkinan adanya kerusakan pada infrastruktur warga.

Laporan awal menunjukkan adanya beberapa rumah yang mengalami retak pada bagian dinding namun belum ditemukan adanya bangunan yang roboh secara total akibat peristiwa guncangan bumi tersebut.

Selain itu tidak ada laporan mengenai adanya korban jiwa dalam kejadian ini meskipun beberapa orang mengalami luka ringan karena terbentur saat berusaha menyelamatkan diri dari dalam rumah.

Pemerintah daerah setempat mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh berita bohong atau hoaks yang beredar di media sosial mengenai dampak kerusakan yang berlebihan.

Imbauan Keselamatan Bagi Masyarakat Di Wilayah Terdampak Gempa

BMKG meminta seluruh masyarakat untuk memastikan bangunan tempat tinggal mereka tetap dalam kondisi stabil dan tidak ada kerusakan struktur yang membahayakan sebelum memutuskan kembali masuk ke dalam.

Para warga juga diminta untuk menghindari area tebing atau perbukitan yang rawan terjadi longsor akibat getaran gempa terutama mengingat kondisi cuaca yang masih sering turun hujan lebat.

Informasi resmi mengenai perkembangan situasi kebencanaan pada Jumat 6 Februari 2026 hanya akan disampaikan melalui kanal komunikasi pemerintah guna menjaga ketenangan dan ketertiban umum di tengah masyarakat.

Pastikan setiap keluarga memiliki rencana evakuasi mandiri serta menyiapkan tas siaga bencana yang berisi kebutuhan darurat sebagai langkah antisipasi terhadap fenomena alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu tanpa peringatan.

Reporter: Yoga