Saham ARCI Melesat 11,6 Persen dan Siap Tebar Dividen Rp 522 Miliar

Ilustrasi Emas Lotusarchi (Sumber Gambar: net)
Jumat, 08 Mei 2026 | 14:01:23 WIB

JAKARTA – Harga saham emiten tambang emas, PT Archi Indonesia Tbk (ARCI), terlihat terus merangkak naik mengikuti tren penguatan harga emas dunia.

Di samping kenaikan harga di bursa, daya tarik utama dari saham ARCI saat ini bersumber dari rencana distribusi dividen. Perusahaan di bawah naungan Grup Rajawali yang dikomandoi Peter Sondakh ini telah memutuskan pembagian dividen total senilai 60 juta dollar AS, atau setara Rp 1,04 triliun, yang bersumber dari laba bersih tahun buku 2025.

Keputusan tersebut telah disetujui melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan di Rajawali Place, Jakarta, pada Kamis (7/5/2026).

Jumlah dividen tersebut menggambarkan dividend payout ratio (DPR) sebesar 60% dari keseluruhan laba bersih tahun 2025 yang menyentuh angka 102,52 juta dollar AS. Sebagaimana dilansir dari berita sumber, "Jadi buat investor yang pegang saham ARCI, jangan dijual dulu. 

Ada dividen yang mau dibagikan," ungkap Direktur Utama Archi Indonesia, Rudi Suhendra, dalam paparan publik, Kamis (7/5/2026).

Rudi memaparkan bahwa sebagian dari nilai dividen tersebut telah dibagikan kepada para pemegang saham dalam bentuk dividen interim pada akhir tahun lalu. Sebagaimana dilansir dari berita sumber, “Dari total 60 juta dollar AS, sebesar 30 juta dollar AS telah dibayarkan sebagai dividen interim pada Desember 2025,” tutur Rudi dalam paparan publik di Jakarta, Kamis (7/5/2026).

Sementara itu, sisa dividen sebesar 30 juta dollar AS dijadwalkan akan cair pada Juni 2026. Dengan mengacu pada kurs Jisdor Bank Indonesia per 6 Mei 2026 pada level Rp 17.405 per dollar AS, maka sisa dividen yang bakal dibayarkan bulan mendatang bernilai sekitar Rp 522,15 miliar.

Sebagai data pembanding, pada Desember 2025, ARCI telah membagikan dividen interim senilai Rp 449 miliar atau setara Rp 19,81 per saham. Melihat kondisi nilai tukar rupiah saat ini, proyeksi nilai dividen per saham ARCI diperkirakan akan naik menjadi sekitar Rp 25 per saham.

Dari aspek pergerakan pasar, saham ARCI tengah berada pada jalur positif. Saat penutupan perdagangan Rabu (7/5/2026), ARCI berada di posisi 1.605, mengalami penguatan 1,27% secara harian. Dalam rentang waktu satu bulan terakhir, harga sahamnya telah naik 165 poin atau setara 11,46%.

Kinerja operasional ARCI di sepanjang tahun 2025 juga turut menyokong hasil tersebut. Produksi emas dilaporkan mencapai 122.000 ounces, mengalami pertumbuhan 33% secara tahunan (YoY). Hasil ini mendorong pendapatan perusahaan menyentuh angka 496,22 juta dollar AS.

Pasar dalam negeri menjadi penyumbang porsi terbesar dengan nilai 390,86 juta dollar AS, sementara pasar ekspor memberikan kontribusi sebesar 96,37 juta dollar AS.

Walaupun demikian, lonjakan pendapatan ini juga diikuti oleh peningkatan beban pokok penjualan menjadi 286,18 juta dollar AS. Perusahaan juga mencatat adanya beban pajak penghasilan sebesar 63,42 juta dollar AS serta beban keuangan senilai 40,24 juta dollar AS. 

Pembagian dividen dalam nominal besar ini menjadi wujud komitmen ARCI dalam memberikan imbal balik optimal bagi pemegang saham di tengah pertumbuhan kapasitas produksi.

Reporter: Gemilang Ramadhan