RATU Akuisisi 5 Persen Blok Kasuri Senilai US$9,64 Juta

raharja energi cepu (Sumber Gambar : raja.co.id)
Senin, 11 Mei 2026 | 11:49:47 WIB

JAKARTA – PT Raharja Energi Cepu Tbk. (RATU) melalui anak usahanya PT Raharja Energi Negeri (REN) resmi mengakuisisi 5% hak partisipasi atau participating interest (PI) di Wilayah Kerja Kasuri dengan nilai transaksi mencapai US$9,647 juta.

Berdasarkan keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), REN yang dimiliki langsung sebesar 99% oleh RATU telah memenuhi kesepakatan dalam Farm-Out Agreement (FOA) dan Joint Operating Agreement (JOA) dengan Genting Oil Kasuri Pte. Ltd. (GOKPL). 

Transaksi tersebut dilakukan melalui pembayaran deposit terkait pengalihan 5% participating interest pada Wilayah Kerja Kasuri dari GOKPL kepada REN. 

Adapun, GOKPL merupakan perusahaan yang didirikan berdasarkan hukum Singapura dan bertindak sebagai operator sekaligus kontraktor pada Wilayah Kerja Kasuri berdasarkan Production Sharing Contract (PSC) bersama SKK Migas.

Corporate Secretary RATU Supriyanti Priandini mengatakan langkah tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang perseroan dalam memperkuat bisnis hulu migas, sebagaimana dilansir dari berita sumber: “Pelaksanaan kesepakatan sehubungan dengan rencana merupakan bagian dari strategi jangka panjang Perseroan untuk memperkuat portofolio usaha di sektor hulu minyak dan gas bumi melalui anak perusahaannya, PT REN.”

Nilai transaksi sebesar US$9,64 juta tersebut setara sekitar 17,05% dari total ekuitas perseroan per 31 Desember 2025. Sehubungan dengan transaksi tersebut, RATU juga memberikan jaminan korporasi atau parent company guarantee kepada GOKPL atas seluruh kewajiban pembayaran REN.

Meski demikian, perseroan menegaskan transaksi tersebut belum masuk kategori transaksi material sebagaimana diatur dalam POJK No.17/POJK.04/2020 lantaran nilainya masih di bawah ambang batas 20% dari ekuitas perseroan. 

Dengan demikian, aksi korporasi ini tidak memerlukan persetujuan rapat umum pemegang saham (RUPS) maupun penunjukan penilai independen.

Supriyanti menambahkan hingga saat ini transaksi akuisisi participating interest di Blok Kasuri tersebut belum memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional maupun kondisi keuangan perseroan, sebagaimana dilansir dari berita sumber: “Pada saat keterbukaan informasi ini disampaikan, transaksi tersebut tidak menimbulkan dampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan.”

Perseroan menyebut akan menyampaikan keterbukaan informasi lanjutan apabila terdapat perkembangan material lebih lanjut terkait transaksi tersebut.

Reporter: Gemilang Ramadhan