BMRI dan BBCA Teratas, Ini 10 Saham Banyak Dijual Asing Seminggu Ini

Ilustrasi IHSG melemah sepekan terakhir (FOTO: kontan.co.id)
Senin, 11 Mei 2026 | 13:01:07 WIB

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan akhir pekan di teritori negatif setelah sempat mencatatkan reli selama empat hari berturut-turut sejak awal Mei 2026.

Adanya tekanan jual mengakibatkan IHSG kembali terperosok ke bawah level psikologis 7.000 sebagaimana dilansir dari berita sumber. Mengacu pada data Bursa Efek Indonesia (BEI), pada transaksi Jumat (8/5/2026) IHSG merosot 2,86% atau terpangkas 204,92 poin ke posisi 6.969,39.

Walaupun mengalami koreksi mendalam di penghujung pekan, namun secara akumulasi mingguan IHSG masih tumbuh tipis 0,18% sebagaimana dilansir dari berita sumber. 

Turunnya indeks disebabkan oleh mayoritas sektor yang berada di zona merah. Dari total 11 sektor di BEI, terdapat 10 sektor yang mengalami pelemahan. Sektor barang baku menjadi pemberat utama setelah jatuh 7,80%.

Penurunan signifikan juga melanda sektor transportasi sebesar 5,72%, energi 4,59%, perindustrian 4,55%, serta barang konsumen nonprimer 3,39% sebagaimana dilansir dari berita sumber. 

Di samping itu, sektor properti dan real estate menyusut 2,66%, diikuti barang konsumen primer 2,11%, teknologi 1,91%, keuangan 1,48%, dan infrastruktur 0,32%. Hanya sektor kesehatan yang sanggup bertahan di zona hijau dengan penguatan 0,70% sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Kegiatan perdagangan saham berlangsung cukup dinamis. Total volume transaksi menyentuh angka 55,96 miliar saham dengan nilai transaksi mencapai Rp35,88 triliun. Tekanan di pasar juga terlihat dari banyaknya saham yang terkoreksi, di mana sebanyak 575 saham ditutup melemah, berbanding terbalik dengan hanya 133 saham yang menguat, sementara sisanya tidak bergerak sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Walaupun IHSG mengalami koreksi tajam, investor asing tetap mencatatkan aksi beli bersih atau net buy senilai Rp11,42 triliun pada perdagangan Jumat. Meski demikian, secara total dalam sepekan, investor asing masih membukukan net sell sebesar Rp 641,75 miliar di seluruh pasar sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Berikut adalah daftar 10 saham dengan net sell terbesar oleh investor asing dalam sepekan terakhir:

PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) Rp 1,38 triliun

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) Rp 1,16 triliun

PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) Rp 259,99 miliar

PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) Rp 227,44 miliar

PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) Rp 212,41 miliar

PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) Rp 135,89 miliar

PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) Rp 120,79 miliar

PT Merdeka Gold Resources Tbk (EMAS) Rp 115,22 miliar

PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) Rp 98,7 miliar

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) Rp 78,79 miliar sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Reporter: Gemilang Ramadhan