Garuda Indonesia Ubah Jajaran Direksi dan Komisaris Melalui RUPST

Pesawat Garuda Indonesia (Sumber Gambar : travel.detik.com)
Jumat, 15 Mei 2026 | 10:43:15 WIB

JAKARTA – PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk (GIAA) telah meresmikan perubahan dalam susunan pengurus direksi serta komisaris lewat Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada Rabu (13/5). Ketetapan ini meliputi pemberhentian dan penetapan beberapa nama baru di struktur manajemen maskapai milik negara tersebut.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, para pemegang saham secara resmi memilih Frans Dicky Tamara untuk menempati jabatan Direktur Human Capital & Corporate Service. 

Sebelum mengemban tugas eksekutif ini, Frans Dicky Tamara sudah menjadi bagian dari perseroan sebagai Komisaris Garuda Indonesia terhitung sejak Oktober 2025.

Restrukturisasi organisasi pun dilakukan pada posisi dewan pengawas lewat pengangkatan Sugito Anjasmoro selaku Komisaris baru untuk emiten dengan kode saham GIAA tersebut. 

Bersamaan dengan itu, pemegang saham menetapkan pemberhentian Eksitarino Irianto yang sebelumnya memegang posisi Direktur Human Capital & Corporate Service.

Direktur Utama GIAA, Glenny Kairupan, menjelaskan bahwa saat ini perusahaan mengutamakan penguatan fundamental bisnis lewat peningkatan aspek keunggulan operasional serta kedisiplinan biaya. 

Upaya tersebut juga meliputi peningkatan reliabilitas layanan, optimalisasi jaringan rute penerbangan, hingga digitalisasi pada operasional perusahaan.

Merujuk pada data operasional sampai penutupan Kuartal I 2026, Garuda Indonesia mengelola total 102 armada yang siap untuk beroperasi. Dalam kurun waktu yang sama, perseroan membukukan volume penumpang hingga 2,47 juta orang, sedangkan anak usahanya, Citilink, tercatat telah membawa 2,94 juta penumpang.

"Transformasi yang dijalankan saat ini merupakan proses rebuilding fundamentals yang dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan Garuda Indonesia Group dapat tumbuh dengan fondasi bisnis yang lebih sehat, agile, dan sustainable dalam jangka panjang. Dengan susunan Manajemen baru ini diharapkan akan mendukung langkah akselerasi Perseroan untuk menuju fase turnaround yang semakin solid, serta menjadikan Garuda Indonesia sebagai national flag carrier yang berdaya saing dan membawa kontribusi terbaiknya bagi bangsa dan negara," sebagaimana dilansir dari berita sumber ujar Glenny Kairupan, Direktur Utama GIAA.

Penyegaran pada sisi manajemen ini merupakan bagian dari strategi menyeluruh Garuda Indonesia guna memperkokoh posisi perseroan sebagai maskapai nasional. Fokus pada transformasi layanan terus ditingkatkan demi mendukung stabilitas pertumbuhan grup perusahaan dalam jangka panjang.

Reporter: Gemilang Ramadhan