UNTR dan AUTO Cairkan Dividen Final Hari Ini Cek Rekening Saham
JAKARTA – PT United Tractors Tbk (UNTR) bersama dengan PT Astra Otoparts Tbk (AUTO) secara bersamaan mendistribusikan dividen final dari tahun buku 2025 kepada seluruh pemilik saham mereka pada hari Senin (18/5/2026).
UNTR dilaporkan menggelontorkan dividen final dengan nilai Rp3,86 triliun, jumlah yang sebanding dengan Rp1.096 per lembar saham. Pada periode sebelumnya, perusahaan ini pun telah membagikan dividen interim senilai Rp567 per lembar saham atau setara dengan Rp2,05 triliun.
Sebab itu, total dividen tunai periode tahun buku 2025 yang dialirkan oleh UNTR mencapai nominal Rp5,92 triliun, atau berbanding lurus dengan Rp1.663 per lembar saham.
Jumlah dividen final tersebut meraup bagian hingga 26 persen dari keseluruhan laba bersih UNTR yang dapat diatribusikan kepada entitas induk, yaitu senilai Rp14,81 triliun.
Di bagian lain, nominal saldo laba ditahan yang kondisi pemanfaatannya tidak dibatasi tercatat senilai Rp85,54 triliun, didampingi total ekuitas yang menyentuh angka Rp103,13 triliun.
Sementara itu, manajemen AUTO menyetujui distribusi dividen tunai dengan nominal Rp1,1 triliun untuk tahun buku 2025. Akumulasi keseluruhan dividen ini telah mencakup dividen interim yang telah dikucurkan sebelumnya pada bulan Oktober 2025 lalu sebesar Rp284,4 miliar atau setara Rp59 per lembar saham.
Melalui estimasi tersebut, jatah dividen final yang dicairkan oleh AUTO menyentuh angka Rp819,3 milar atau senilai Rp170 untuk tiap-tiap lembar sahamnya.
Nilai dividen final yang disalurkan oleh AUTO ini sebanding dengan 37,24 persen dari laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk senilai Rp2,2 triliun.
Sementara untuk jumlah saldo laba ditahan yang peruntukannya tidak dibatasi berada di angka Rp11,69 triliun, dengan ditemani jumlah ekuitas total senilai Rp16,96 triliun.
Kucuran dana dividen tersebut dipastikan mengalir ke rekening para pemilik saham milik UNTR ataupun AUTO yang rincian namanya sudah terverifikasi di dalam Daftar Pemegang Saham (DPS) atau recording date pada tanggal 28 serta 29 April 2026.