Bank Danamon Jajaki Integrasi Bisnis Bersama MUFG Bank Jakarta

Kantor PT Bank Danamon Indonesia Tbk (Sumber Gambar : antaranews.com)
Rabu, 20 Mei 2026 | 09:54:19 WIB

JAKARTA – PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) tengah menjajaki potensi integrasi bersama MUFG Bank Ltd cabang Jakarta guna mendirikan entitas dengan kombinasi aset senilai Rp 477 triliun serta ekuitas sebesar Rp 97 triliun. Proses penandatanganan nota kesepahaman terkait rencana aksi korporasi ini telah dilangsungkan pada 11 Mei 2026, sebagaimana dilansir dari Investor Daily.

Penggabungan nilai aset serta ekuitas tersebut berpotensi menempatkan entitas baru ini sebagai bank swasta terbesar kedua di Indonesia setelah PT Bank Central Asia Tbk. Skema integrasi ini pun akan mendorong BDMN masuk ke dalam kategori bank KBMI 4 bersama deretan bank besar nasional lainnya.

Proses peleburan ini diproyeksikan memakai jalur integrasi lewat POJK 41/2019 lantaran status dari MUFG Indonesia yang berupa kantor cabang bank luar negeri. Langkah tersebut mirip dengan preseden integrasi yang terjadi antara Bank Permata dan Bangkok Bank cabang Indonesia di tahun 2020 silam.

Aturan tersebut juga mengelola proteksi bagi para pemegang saham minoritas lewat opsi beli kembali atau buyback saham menggunakan harga wajar apabila mereka tidak menyepakati rencana integrasi. Analisis terkait proyeksi harga beli kembali saham tersebut selanjutnya dijelaskan oleh pihak sekuritas.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, "Potensi pricing 1-1,5 kali nilai buku (book value/BV) berdasarkan preseden historis," ungkap Stockbit Sekuritas.

Pihak sekuritas mengimbuhkan bahwa skema penetapan harga ini berkaca pada sejumlah aksi korporasi perbankan yang sudah dilakukan sebelumnya di Indonesia. Kebijakan yang berlaku mengharuskan kepatuhan pada transparansi harga sebelum proses integrasi resmi dilaksanakan.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, "Pada preseden integrasi BNLI-BBI, harga buyback untuk pemegang saham yang tidak setuju diumumkan dalam rencana integrasi pada 2,5 bulan sebelum integrasi efektif," sebut Stockbit.

Rencana transaksi integrasi antara BDMN dan MUFG Indonesia ini dikelompokkan ke dalam sifat material lantaran nilai ekuitas dari MUFG Indonesia menyentuh Rp 43 triliun atau berkisar 79 persen dari total ekuitas milik BDMN. Tahapan berikutnya bakal memerlukan opini wajar dari kantor jasa penilai publik sebelum ditargetkan mulai efektif pada tahun 2027.

Reporter: Gemilang Ramadhan