Dukung Mobilitas Hijau, VKTR Pasok 4 Transporter Listrik ke PO Bagong
MALANG – PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) secara resmi menyerahkan empat unit armada transporter listrik kepada PT Bagong Dekaka Makmur (PO Bagong) di Malang pada Sabtu (25/4/2025). Kemitraan strategis ini, sebagaimana dilansir dari berita sumber, ditujukan untuk mengakselerasi mobilitas hijau serta memajukan sarana transportasi massal yang ramah lingkungan dan berkelanjutan.
Langkah ini dianggap sebagai pencapaian krusial dalam mempercepat penyerapan kendaraan listrik pada sektor transportasi darat. Pengoperasian armada baru ini diharapkan mampu meminimalkan polusi udara di area Malang dan sekitarnya.
"Kehadiran transporter listrik diharapkan menjadi alternatif moda transportasi yang tidak hanya efisien, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas udara perkotaan melalui pengurangan emisi," ujar Direktur dan Chief Operating Officer (COO) VKTR, V Bimo Kurniatmoko sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Manajemen VKTR turut memberikan apresiasi tinggi terhadap kebijakan progresif yang dipilih oleh PO Bagong. Perusahaan otobus tersebut dinilai sukses memosisikan diri sebagai salah satu pionir dalam pemanfaatan teknologi hijau.
"Kami mengapresiasi komitmen PO Bagong yang telah menjadi salah satu pelopor dalam adopsi kendaraan massal berbasis listrik," tutur Bimo sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Langkah tersebut diharapkan mendatangkan efek positif bagi kelestarian alam di lingkungan sekitar. Di samping itu, gerakan ini ditargetkan menjadi acuan bagi para pelaku usaha di industri transportasi darat lainnya.
"Kami berharap inisiatif ini dapat menginspirasi lebih banyak perusahaan otobus untuk mulai beralih ke kendaraan listrik sebagai bagian dari kontribusi terhadap masa depan transportasi yang lebih berkelanjutan," papar Bimo sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Keunggulan utama armada transporter listrik ini berada pada ruang kabin yang senyap serta tingkat getaran yang sangat rendah. Teknologi ini dikembangkan demi menyajikan kenyamanan modern sekalian memperkokoh ekosistem industri transportasi domestik.
"Kehadirannya juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem dan rantai pasok industri dalam negeri, sekaligus menunjukkan daya saing Indonesia dalam menghadirkan solusi mobilitas masa depan," tegas Bimo sebagaimana dilansir dari berita sourcing.
VKTR sendiri berstatus sebagai emiten kendaraan listrik komersial pertama di Indonesia yang telah mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia sejak Juni 2023. Perusahaan melihat proses elektrifikasi ini sebagai sebuah peluang bisnis untuk jangka panjang.
"Transformasi ini juga peluang strategis bagi industri untuk tumbuh secara berkelanjutan, sekaligus menghadirkan layanan transportasi yang lebih bersih, sehat, dan berkualitas bagi masyarakat," ucap Bimo sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Langkah investasi ini menjadi bagian integral dari strategi operasional jangka panjang yang diimplementasikan oleh jajaran manajemen PO Bagong. Pengadaan unit armada baru tersebut diselaraskan dengan tren perkembangan terbaru di dunia transportasi.
Pemanfaatan armada bertenaga listrik ini dipandang sebagai solusi tepat di tengah situasi pasar energi global yang tidak menentu saat ini. Pihak manajemen merasa optimis bahwa teknologi ramah lingkungan bakal segera mendominasi pasar transportasi domestik.
"Kami optimistis kendaraan listrik ke depan menjadi standar baru dalam industri transportasi," tandas Direktur Utama PO Bagong, Budi Susilo sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Akselerasi adopsi kendaraan listrik ini diharapkan bisa menyokong percepatan target Net Zero Emission yang telah ditetapkan oleh pemerintah. Kebijakan strategis ini pun dipercaya mampu memberikan tingkat efisiensi yang tinggi bagi operasional internal perusahaan.
"Langkah ini juga relevan secara bisnis, khususnya dalam menghadapi tekanan harga energi global, sehingga memberikan nilai tambah bagi pelaku industri," kata Budi sebagaimana dilansir dari berita sumber.