Archi Indonesia Targetkan Produksi Emas Naik 15 Persen Tahun Ini

emas archi (Sumber Gambar : Net)
Selasa, 26 Mei 2026 | 12:10:49 WIB

JAKARTA – PT Archi Indonesia Tbk (ARCI) memiliki target untuk menghasilkan emas dalam jumlah yang lebih besar pada tahun ini. Pihak manajemen ARCI menyatakan bahwa pencapaian kinerja pada kuartal pertama tahun ini telah berjalan sesuai dengan rencana bahkan melampaui target yang ditetapkan.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, “Kami menargetkan peningkatan produksi sebesar 15% di tahun ini dibanding tahun 2025,” ujar Direktur Utama ARCI Rudy Suhendra dalam keterbukaan informasi.

Sementara itu, berdasarkan pencapaian realisasi kinerja ARCI di kuartal I tahun ini, perusahaan telah memproduksi emas hingga 29 koz, mengalami kenaikan sebesar 36% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025 yang tercatat sebanyak 21 koz.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, Rudy menambahkan, jika harga emas di tahun 2026 stabil di kisaran harga US$ 4.700 - US$ 5.000 per ons troi, ARCI berharap laba bersih di tahun 2026 akan meningkat dua kali lipat dibanding tahun 2025.

Pada tiga bulan pertama tahun ini, ARCI berhasil membukukan laba bersih senilai US$ 30 juta, atau mengalami pertumbuhan sebesar 188% secara tahunan dari posisi US$ 10 juta pada kuartal I-2025. Di sisi lain, perolehan pendapatan ARCI tercatat mencapai US$ 137 juta, mengalami kenaikan sebesar 51% secara year on year (yoy).

Demi mengejar target tersebut, ARCI menyatakan tengah berjalan dengan dua proyek utama. Proyek pertama yaitu memperbesar kapasitas pabrik pengolahan yang semula 4 juta ton per tahun menjadi 6 juta ton per tahun. Proyek kedua yaitu membuka tambang bawah tanah pada lokasi baru yang berada di wilayah Marawuwung.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, "Harapan kami dua proyek strategis ini akan meningkatkan produksi ARCI secara signifikan mulai dari tahun 2028 dan ke depannya,” tutur Rudy.

Pihak ARCI mengemukakan pula bahwa mereka akan meningkatkan recovery emas demi mempercepat jalannya produksi sekaligus memaksimalkan NPV, di mana pengerjaan konstruksi direncanakan bakal dimulai pada semester I tahun 2026. 

Pada perdagangan Senin (25/5/2026), nilai saham ARCI mengalami kenaikan sebesar 1,65% dari hari sebelumnya ke level Rp 1.230 per saham. Namun, dalam kurun waktu lima hari terakhir, saham ARCI tercatat melemah sebesar 6,46%.

Reporter: Gemilang Ramadhan