PGN Bakal Bagikan Dividen Tunai 3,04 Triliun Rupiah

ILUSTRASI, Pekerja PT Perusahaan Gas Negara (Sumber Gambar : Net)
Selasa, 26 Mei 2026 | 15:38:48 WIB

JAKARTA – PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) atau PGN selaku Subholding Gas Pertamina menyepakati pembagian dividen tunai senilai US$ 172,29 juta atau berkisar Rp 3,04 triliun (berdasarkan kurs tengah BI Rp 17.673) melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025. Jumlah tersebut setara dengan 80% dari total laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk tahun buku 2025 yang mencapai US$ 215,36 juta.

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman mengungkapkan, langkah untuk mempertahankan rasio pembayaran dividen (dividend payout ratio/DPR) sebesar 80% ini menjadi bukti komitmen PGAS dalam menyelaraskan pemberian timbal balik bagi pemegang saham dengan keberlanjutan ekspansi bisnis jangka panjang.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, “Rasio pembayaran dividen kepada pemegang saham sebesar 80% juga mencerminkan keyakinan perusahaan terhadap kualitas cash flow, disiplin keuangan, dan kekuatan fundamental bisnis PGN di tengah dinamika industri energi global,” ujar Fajriyah dalam keterangan resmi, Selasa (26/5/2026).

Fajriyah menambahkan, PGAS berkomitmen untuk terus menjalankan kebijakan dividen yang konsisten, sembari tetap menjaga kelenturan kondisi keuangan demi menyokong agenda perluasan infrastruktur serta bisnis gas bumi di tingkat nasional. 

Pihak PGAS melihat bahwa fundamental bisnis gas bumi di dalam negeri masih mengantongi prospek jangka panjang yang cerah, sejalan dengan bertambahnya kebutuhan energi nasional serta peran krusial gas bumi sebagai energi transisi.

Emiten ini juga senantiasa memastikan keandalan kegiatan operasionalnya lewat pengelolaan portofolio gas berbasis pipa maupun LNG secara adaptif, optimalisasi fasilitas infrastruktur, hingga efisiensi di sektor operasional dan finansial.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, “Ke depan, PGN akan terus menjalankan strategi pertumbuhan secara prudent dengan tetap menerapkan disiplin keuangan dan penciptaan nilai jangka panjang bagi pemegang saham,” jelas Fajriyah.

Dalam gelaran RUPST tahun ini, para pemegang saham turut memberikan persetujuan terhadap sederet agenda strategis PGAS. Agenda-agenda tersebut meliputi pemanfaatan laba bersih, amandemen anggaran dasar, penunjukan auditor, hingga rencana pengembangan bisnis serta tata kelola perusahaan.

Reporter: Gemilang Ramadhan