Merck Bagikan Dividen Rp123,2 Miliar Usai Raih Pendapatan Rp1,2 Triliun

ILUSTRASI, Gedung pt merck tbk (Sumber Gambar : Net)
Kamis, 28 Mei 2026 | 10:48:18 WIB

JAKARTA – PT Merck Tbk (MERK) bakal membagikan total dividen final untuk tahun buku 2025 senilai Rp123,2 miliar atau setara Rp275 per lembar saham. Keputusan tersebut telah disepakati melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dilaksanakan pada 25 Mei 2026.

Presiden Direktur Merck (MERK), Evie Yulin menyampaikan bahwa di tengah dinamika industri yang terus bergerak, perseroan bakal tetap berfokus dalam membangun bisnis yang adaptif, resilien, serta mampu tumbuh secara berkelanjutan. 

Emiten ini berkomitmen untuk terus memberikan efek positif bagi masyarakat luas serta ekosistem kesehatan di tanah air.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, "Kinerja perseroan pada tahun 2025 dan kuartal I-2026 menjadi bukti komitmen kami dalam menjaga pertumbuhan yang sehat dan berkelanjutan melalui penguatan bisnis Healthcare, disiplin operasional, serta fokus untuk menghadirkan manfaat bagi lebih banyak masyarakat di Indonesia," ujarnya dalam pernyataan resmi, Rabu (27/5/2026).

Sepanjang tahun 2025, perseroan membukukan kinerja keuangan dengan pendapatan mencapai Rp1,2 triliun, atau tumbuh sebesar 16 persen dari Rp1,04 triliun pada tahun sebelumnya. 

Kenaikan pendapatan ini ikut memicu pertumbuhan laba usaha 2025 sebesar 66 persen menjadi Rp320 miliar dari sebelumnya Rp193 miar. Sementara itu, laba tahun berjalan juga terkerek naik 59 persen dari Rp153 miliar menjadi Rp244 miliar.

Nilai total aset pada 2025 menyentuh Rp1,27 triliun atau naik sekitar 33 persen jika dibandingkan dengan tahun lalu. Di sisi lain, ekuitas mengalami kenaikan sebesar 21 persen menjadi Rp976 miliar yang sejalan dengan pertumbuhan saldo laba.

Bukan hanya itu, perseroan turut mencatatkan kenaikan arus kas operasi yang solid di sepanjang tahun 2025. Hal ini ditopang oleh peningkatan penerimaan kas dari para pelanggan serta tata kelola operasional yang disiplin.

Laju pertumbuhan kinerja emiten ini didorong oleh naiknya angka penjualan di seluruh divisi usaha, terutama penjualan produk Healthcare baik ke mitra utama maupun untuk pasar ekspor.

Pada kuartal I-2026, produk diabetes masih menjadi penyumbang utama bagi penjualan Healthcare dengan porsi kontribusi mencapai 24 persen serta menorehkan pertumbuhan sebesar 51,1 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Pertumbuhan juga diikuti oleh produk fertility sebesar 18,2 persen, produk thyroid sebesar 44,9 persen, serta produk endocrinology sebesar 2,4 persen.

Kenaikan volume penjualan bersamaan dengan perubahan produk mix ikut mengerek laba bruto sebesar 30 persen dibanding periode yang sama di tahun lalu. 

Perseroan juga mencatatkan lonjakan laba usaha pada kuartal I-2026 sekitar 380 persen (yoy) seiring dengan langkah efisiensi biaya operasional yang dilakukan.

Untuk posisi kas dan setara kas perseroan bertambah menjadi sekitar Rp443 buffer pada akhir Maret 2026, yang didukung oleh kenaikan arus kas operasi serta menyusutnya angka utang perseroan dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Selain itu, lewat bermacam program keberlanjutan lingkungan pada 2025, perseroan sukses memangkas emisi gas rumah kaca (GRK) scope 1 dan 2 mencapai 87,5 persen dibanding tahun dasar 2020.

Capaian ini melampaui target awal yang mulanya ditetapkan untuk tahun 2030. Reduksi emisi ini didukung oleh beroperasinya panel surya rooftop sejak 2024 beserta pemanfaatan energi terbarukan di operational site Jakarta.

Perseroan pun terus menjalankan berbagai inisiatif keberlanjutan lainnya, seperti efisiensi dalam pemakaian air, pengelolaan limbah lewat prinsip 4R, hingga program penghijauan melalui aksi penanaman 1.000 pohon bakau demi mendukung pengurangan emisi karbon sekaligus menjaga ekosistem pesisir.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, “Bagi kami di Merck, pertumbuhan bisnis dan keberlanjutan harus berjalan beriringan. Oleh karena itu, Perseroan terus memperkuat berbagai inisiatif keberlanjutan lingkungan sebagai bagian dari komitmen jangka panjang kami dalam menjalankan operasional yang lebih bertanggung jawab,” kata Evie.

Reporter: Gemilang Ramadhan