Meta Perluas Layanan Berbayar Plus untuk Tiga Platform Utama
JAKARTA – Nilai saham Meta Platforms (NASDAQ: META) mengalami kenaikan hingga hampir 4 persen pada sesi perdagangan hari Rabu. Lonjakan ini terjadi pasca-pengumuman resmi dari korporasi mengenai perluasan jangkauan layanan premium berbayar secara global untuk varian Facebook Plus, Instagram Plus, dan juga WhatsApp Plus.
Informasi mengenai perluasan fase uji coba di kancah global tersebut disampaikan secara langsung oleh Head of Product Meta, Naomi Gleit, lewat publikasi di akun media sosial Instagram resmi milik perusahaan teknologi raksasa itu, sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Bagi para pengguna yang berminat mengaktifkan keanggotaan berbayar ini, mereka akan dikenakan tarif senilai 3,99 dolar AS per bulan untuk paket gabungan Facebook Plus dan Instagram Plus. Sementara itu, untuk akses layanan WhatsApp Plus, tarif bulanan yang ditetapkan adalah sebesar 2,99 dolar AS.
Melalui sistem langganan versi Plus tersebut, para pengguna nantinya dapat menikmati beragam fasilitas premium eksklusif. Fasilitas ini mencakup optimalisasi penyesuaian profil yang lebih mendalam hingga akses terhadap analisis performa cerita (story insights).
Walaupun Naomi Gleit tidak memaparkan spesifikasi teknisnya secara mendetail, ia mengonfirmasi bahwa serangkaian fitur tambahan lainnya akan terus diluncurkan secara bertahap di waktu yang akan datang, sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Agenda ekspansi pasar ini direalisasikan selang beberapa bulan semenjak Meta mengumumkan bahwa pihak internal tengah melangsungkan uji coba paket langganan bagi ketiga media sosial di bawah naungan mereka.
Berdasarkan publikasi dari media industri terkemuka TechCrunch, data yang dihimpun dari representatif perusahaan memperjelas bahwa opsi langganan anyar ini sama sekali tidak mengeliminasi eksistensi layanan Meta Verified yang sudah berjalan sebelumnya.
Skema Meta Verified dipastikan tidak saling tumpang tindih dengan paket baru ini lantaran fokus utamanya tetap pada aspek proteksi validitas identitas serta instrumen otentikasi akun pengguna.
Hingga saat ini, Naomi Gleit belum membeberkan kalkulasi maupun proyeksi resmi dari internal Meta terkait volume konversi atau target basis pengguna yang dibidik untuk beralih ke ekosistem berbayar tersebut.
Kendati demikian, estimasi keuntungan Meta diprediksi akan mengalami pertumbuhan masif. Hal ini berkaca pada pencapaian Facebook yang sukses membukukan hampir 3,1 miliar pengguna aktif bulanan (MAU) pada penutupan kuartal teranyar, di mana 2,1 miliar pengguna di antaranya tercatat mengakses platform tersebut secara harian.