Bulog Usulkan Beras Premium Rp14 Ribu Sembilan Ratus Mentan Beri Dukungan

ILUSTRASI, Bulog (Sumber Gambar : Net)
Kamis, 11 Juni 2026 | 14:42:08 WIB

JAKARTA – Rekomendasi Perum Bulog untuk meluncurkan program Beras Kita Premium dalam rangka menyokong pemeliharaan stabilitas nilai jual beras kelas premium, memperoleh lampu hijau dari Menteri Pertanian sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional Andi Amran Sulaiman.

Kepada awak media, pasca agenda Rapat Kerja bersama Komisi IV DPR RI di Jakarta, Rabu (10/6/2026), Amran Sulaiman menyatakan sokongan tersebut sebagai respons atas skenario Bulog memformulasikan beras Kita Premium sebagai opsi meredam lonjakan nilai jual beras premium yang melanda beberapa wilayah.

Amran menganggap terobosan Perum Bulog tersebut ialah opsi yang positif lantaran mampu memperlebar alternatif beras bermutu bagi publik sekaligus memperkokoh fungsi Bulog di sektor stabilisasi komoditas pangan.

Oleh sebab itu, Mentan memotivasi Bulog guna memproduksi komoditas beras premium dalam skala yang lebih masif supel dapat mencukupi keperluan pasar sekaligus memelihara keseimbangan stok nasional.

Kemunculan varian produk beras premium dari lini Bulog berpeluang menghadirkan stimulus positif bagi penekanan laju harga sekaligus mendongkrak jangkauan publik untuk memperoleh beras bermutu dengan nilai yang ekonomis, sebagaimana dilansir dari berita sumber “Justru Bulog harus buat beras premium sebanyak banyaknya,” ujarnya.

Pada kesempatan sebelumnya, Perum Bulog mengajukan gagasan program Beras Kita Premium demi menyokong stabilisasi nilai jual beras premium yang sedang didera kenaikan di sektor pasar.

Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani memaparkan bahwa rekomendasi tersebut dipaparkan dalam forum Rapat Koordinasi Terbatas Perkembangan Harga Komoditas Pangan di Jakarta, Selasa (9/6), sebagaimana dilansir dari berita sumber “Kami hanya mengusulkan untuk membuat Beras Kita Premium,” kata Rizal usai rapat.

Skenario program tersebut diformulasikan menggunakan prinsip yang ekuivalen dengan Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang sepanjang ini diorientasikan bagi komoditas beras kualitas medium.

Pengajuan program tersebut mencuat lantaran nilai jual beras premium merangkak naik sekalipun untuk harga beras kelas medium terpantau masih cukup konstan, sebagaimana dilansir dari berita sumber “Beras medium aman, stabil. Hanya beras premium yang agak meningkat. Tadi saya memberikan saran di rapat dibuatkan Program Beras Kita Premium, seperti beras SPHP,” ujarnya.

Nominal harga untuk Beras Kita Premium yang direkomendasikan berada pada rentang Rp14.900 per kg.

Kendati demikian, hingga saat ini pengajuan tersebut masih berada dalam koridor pembahasan internal dan belum memperoleh kesepakatan secara formal.

Mekanisme program tersebut ke depannya bakal memanfaatkan pasokan beras milik pemerintah lewat sistem stabilisasi nilai jual serupa SPHP, agar dinamika gejolak harga pada beras premium dapat diredam.

Selama ini, skema program SPHP dipusatkan guna mengawal ketetapan harga beras medium lewat jalur distribusi cadangan beras pemerintah ke sektor pasar.

Gagasan Beras Kita Premium diorientasikan mampu menjelma sebagai alat kelengkapan ekstra demi mengawal keterjangkauan nilai jual beras premium di tengah merangkaknya volume keperluan publik.

Tahapan berikutnya dari usulan ini masih digodok bersama Kementerian Koordinator Bidang Pangan beserta kementerian/lembaga terkait lainnya.

Reporter: Gemilang Ramadhan