Dana Pensiun North Carolina Ogah Beli Saham IPO SpaceX Elon Musk
JAKARTA – Bendahara Negara Bagian North Carolina, Brad Briner, mengungkapkan pada Rabu bahwa dana pensiun yang berada di bawah pengelolaannya tidak akan mengambil bagian dalam penawaran umum perdana (IPO) SpaceX lantaran valuasi perusahaan sebesar $1,77 triliun dinilai kelewat tinggi.
Briner memegang kendali atas dana sekitar $200 miliar yang diperuntukkan bagi para guru, petugas pemadam kebakaran, serta aparat kepolisian di North Carolina.
Ia menjelaskan bahwa negara bagian itu telah menanamkan modal pada perusahaan kecerdasan buatan OpenAI dan Anthropic, tetapi lebih memilih untuk menghindari kepemilikan langsung di SpaceX disebabkan oleh kekhawatiran seputar valuasi.
"Ada masalah harga yang telah kami khawatirkan selama sekitar setahun terakhir terkait SpaceX," kata Briner di program "Squawk Box" CNBC pada Rabu, sebagaimana dilansir dari berita sumber.
"Elon Musk adalah seorang pengusaha luar biasa, dengan teknologi peluncuran bisnis yang menakjubkan, dan sebagainya. Namun, pada titik tertentu, sesuatu sudah dihargai sepenuhnya. Kami berusaha mencapai tingkat pengembalian yang dapat diprediksi di kisaran satu digit tinggi untuk para pensiunan kami. Dan kami harus mempertimbangkan valuasi dalam melakukan hal itu. Jadi, tentu saja, SpaceX senilai $1,75 triliun adalah valuasi yang besar."
SpaceX dijadwalkan bakal menetapkan harga IPO pada Kamis dan memulai perdagangan perdana pada Jumat.
Produsen roket ini bersiap melepas sebanyak 555,6 juta saham dengan patokan harga $135 per saham, guna menghimpun dana segar sekitar $75 billion sekaligus memberikan penilaian bagi korporasi dirgantara tersebut di angka berkisar $1,8 triliun.
Briner mengutarakan bahwa North Carolina telah mengucurkan investasi sekitar $40 juta di OpenAI serta mengalokasikan dana sekitar $250 juta untuk Anthropic di awal tahun ini, yang saat ini nilainya sudah melesat di atas $600 juta. "Kami melihat peluang di Anthropic yang menurut kami dihargai terlalu rendah di awal tahun ini," ujar Briner, sebagaimana dilansir dari berita sumber.
"Jika Anda menggunakan teknologi tersebut, Anda akan melihat betapa kuatnya teknologi itu."
Sistem pensiun negara bagian ini memproyeksikan bakal memperoleh eksposur terhadap SpaceX lewat dana indeks setelah perusahaan kedirgantaraan tersebut resmi melantai di bursa saham.
"Kami pada akhirnya akan berpartisipasi dalam SpaceX melalui posisi indeks kami di ekuitas publik," ungkapnya, sebagaimana dilansir dari berita sumber, "tetapi kami tidak memiliki posisi apa pun di sisi swasta."