JAKARTA – PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BRIS) terus memperlebar jangkauan operasionalnya di kawasan Timur Tengah. Langkah strategis ini diambil mengingat Indonesia memegang posisi sebagai salah satu negara penyumbang jemaah haji dan umrah terbesar di skala global.
Demi memaksimalkan potensi dari ekosistem halal, termasuk di dalamnya sektor haji dan umrah, bank syariah terbesar di tanah air ini tengah melangsungkan persiapan intensif untuk mendirikan jaringan kantor cabang baru di Jeddah, Arab Saudi.
Sebagaimana dilansir dari berita sumber, Direktur Treasury & International Banking BSI, Firman Nugraha, pada Rabu (17/6/2026) menyampaikan, "Indonesia sebagai negara muslim terbesar di dunia memberikan kontribusi besar terhadap kunjungan jamaah haji dan umrah ke Arab Saudi,"
Setiap tahunnya, Indonesia secara konsisten memberangkatkan jemaah haji dengan angka rata-rata berkisar 203 ribu orang. Dari total jumlah tersebut, sebanyak 170 ribu jemaah atau sekitar 83 persen di antaranya merupakan nasabah yang berangkat memanfaatkan layanan BSI.
Sementara itu, apabila menilik pada data Siskopatuh tahun 2025, pergerakan jemaah umrah di seluruh penjuru Indonesia menyentuh angka 1,6 juta orang, di mana sebesar 84 persen di antaranya melakukan proses keberangkatan melalui BSI.
Firman Nugraha memaparkan bahwa ekspansi BSI ke pasar internasional bertujuan untuk mengambil peran sebagai mitra strategis yang membuka peluang penetrasi layanan syariah di Timur Tengah, baik untuk segmen B2B maupun B2C.
Kehadiran BSI juga diproyeksikan menjadi jembatan pengubung antara para pelaku usaha dalam negeri dengan rantai pasok global.
Sebelumnya, BSI sendiri telah resmi mengoperasikan Kantor Cabang Luar Negeri di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA) sejak tahun 2022. Operasional perdana di Dubai tersebut menjadi pijakan awal bagi perseroan dalam merambah pasar global, khususnya di kawasan Timur Tengah.
Sebagaimana dilansir dari berita sumber, Firman Nugraha menuturkan, "Melihat potensi bisnis yang masih sangat besar di pasar UAE dan Timur Tengah, kami optimistis pertumbuhan bisnis Kantor Cabang Layanan Luar Negeri BSI Dubai dapat terus tumbuh positif di tahun ini,"
Sebagaimana dilansir dari berita sumber, dia menambahkan, "Terlebih saat ini Timur Tengah menjadi jalur international hub. banyak perusahaan-perusahaan Indonesia (Indonesian Related) dan internasional yang memiliki perwakilan di Dubai sehingga hadirnya BSI di Dubai diharapkan dapat menjadi jembatan untuk layanan keuangan dan memperkuat kerjasama ekspor-impor dengan berbagai perusahaan di Indonesia,"
Realisasi kinerja yang ditunjukkan oleh Kantor Cabang Luar Negeri BSI Dubai sejauh ini memperlihatkan pertumbuhan yang solid serta berkelanjutan.
Hingga periode April 2026, akumulasi aset BSI Dubai mencatatkan pertumbuhan yang sangat pesat sebesar 80 persen secara year on year, dengan kontribusi utama didominasi oleh sektor Corporate Financing.
Tidak sebatas pada penyaluran pembiayaan (financing), BSI Dubai juga secara aktif memfasilitasi dan menyediakan ragam layanan perbankan lainnya, meliputi transaksi treasury, trade finance, hingga documentary collection yang diperuntukkan bagi para eksportir maupun importir yang menjalankan aktivitas perdagangan dari UEA ke Indonesia atau sebaliknya.