Kesempatan Terakhir Raih Dividen Telkom Rp 221 per Saham Hari Ini

ILUSTRASI, Gedung Telkom (Sumber Gambar : Net)
Rabu, 17 Juni 2026 | 11:29:16 WIB

JAKARTA – Perusahaan telekomunikasi milik negara, PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), bersiap mengucurkan dividen untuk tahun buku 2025 dengan jumlah keseluruhan mencapai Rp 21,99 triliun, yang nilainya setara dengan Rp 221 per saham.

Batas akhir periode cum dividen untuk saham Telkom Indonesia di pasar reguler serta pasar negosiasi bergulir pada hari Rabu (17/6/2026) ini. 

Tanggal cum date ini menjadi batas waktu paling akhir bagi para pelaku pasar untuk mengoleksi saham TLKM agar terdaftar sebagai penerima hak atas dividen yang dialokasikan oleh korporasi.

Pada sesi penutupan perdagangan hari Senin (15/6/2026), harga saham TLKM terpantau menguat sebesar 2,45% ke posisi Rp 2.930. Merujuk pada harga penutupan tersebut, estimasi yield dividen yang ditawarkan oleh Telkom berada pada kisaran 7,5%.

Pergerakan saham dari emiten badan usaha milik negara (BUMN) ini tercatat telah mengalami pertumbuhan sebesar 4,27% sepanjang pekan terakhir.

Sedangkan untuk fase ex dividen Telkom bakal berlangsung esok hari pada tanggal 18 Juni, dengan tenggat waktu pencatatan pemegang saham yang berhak menerima wilayah dividen jatuh pada tanggal 19 Juni pukul 16.00 WIB.

Langkah besar diambil oleh PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) melalui penetapan alokasi dividen tunai sebesar Rp 21,9 triliun. 

Pihak PT Danantara Asset Management (DAM) yang bertindak sebagai pemilik saham mayoritas dengan porsi kepemilikan 51,09 miliar (51,56%) saham dipastikan bakal memperoleh bagian dividen yang sangat besar, yakni senilai Rp 11,3 triliun.

Persetujuan atas kebijakan tersebut disepakati oleh manajemen emiten raksasa BUMN sektor telekomunikasi ini dalam agenda Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang diselenggarakan pada hari Senin (8/6/2026). 

Pendanaan untuk dividen jumbo senilai Rp 21,9 triliun ini bersumber dari perolehan laba bersih Telkom tahun buku 2025 yang tercatat sebesar Rp 17,8 triliun, serta ditambah dari pos laba ditahan perseroan senilai Rp 4,2 triliun. 

Para investor TLKM yang namanya sudah masuk dan terdata di Daftar Pemegang Saham (DPS) per tanggal 19 Juni 2026 memiliki hak penuh untuk memperoleh pembayaran dividen TLKM senilai Rp 221 per saham, dengan jadwal penyaluran dana paling lambat pada tanggal 10 Juli 2026.

Di samping memberikan persetujuan terkait pembagian keuntungan perusahaan, forum RUPST juga memberikan restu kepada manajemen Telkom untuk memuluskan rencana pembelian kembali (buyback) saham perusahaan dengan anggaran senilai Rp 4 triliun. 

Aksi korporasi buyback ini bakal dilaksanakan secara berkala ataupun sekaligus, baik melalui mekanisme perdagangan di dalam Bursa Efek Indonesia (BEI) maupun transaksi di luar BEI, yang dijadwalkan berjalan mulai 9 Juni 2026 sampai dengan 8 Juni 2027 atau dalam jangka waktu 12 bulan pasca-RUPST. 

Dasar pertimbangan bagi TLKM dalam mengeksekusi buyback saham ini ditujukan untuk mendongkrak nilai tambah bagi para pemegang saham, sekaligus menjadi instrumen taktis perusahaan dalam menjaga stabilitas harga pergerakan saham TLKM di tengah situasi pasar yang fluktuatif.

Reporter: Gemilang Ramadhan