IHSG Berpeluang Lanjut Menguat Berikut Rekomendasi Saham ADRO hingga OASA

Ilustrasi: IHSG berpotensi menguat dengan target resistance di 6.476–6.577 pada perdagangan Rabu (17/6/2026). (Gambar: NET)
Rabu, 17 Juni 2026 | 12:33:05 WIB

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih memiliki peluang untuk meneruskan tren penguatannya pada aktivitas perdagangan Rabu (17/6/2026). Pada hari Senin kemarin, indeks sukses berakhir di zona hijau dengan lonjakan sebesar 4,12 persen menuju level 6.254, yang turut disertai oleh kenaikan volume pembelian.

"Kami memperkirakan posisi IHSG sedang berada pada bagian dari wave [iv] dari wave 3. Adapun penguatan IHSG kami perkirakan akan menguji di 6.476–6.577. Namun demikian, tetap cermati akan adanya koreksi dari IHSG ke level area 6.136-6.216," sebagaimana dilansir dari berita sumber. 

Pergerakan IHSG diperkirakan bakal berada di kisaran support pada level 5.784 serta 5.594, dengan level resistance di angka 6.286 dan 6.459.

PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (ADRO) membukukan kenaikan sebesar 1,75 persen ke posisi Rp2.320 dan pergerakannya masih disokong oleh volume pembelian yang dominan. 

Saham berkode ADRO ini memperoleh rekomendasi Buy on Weakness pada rentang harga Rp2.240-Rp2.300, dengan target harga dipatok di angka Rp2.410 sampai Rp2.520 serta batas stop loss di bawah Rp2.220.

PT Sentul City Tbk (BKSL) mengalami kenaikan 1,47 persen menuju level Rp69 dengan volume pembelian yang mendominasi, walaupun lajunya saat ini masih terhambat oleh MA20. 

Untuk saham BKSL, rekomendasi yang disarankan adalah Trading Buy di area Rp64-Rp68, dengan target harga mencapai Rp81 hingga Rp90 serta langkah stop loss di bawah Rp59.

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melonjak tajam hingga 10,19 persen menuju level Rp173 seiring dengan menguatnya volume pembelian. 

Saham BUMI direkomendasikan untuk Buy on Weakness di kisaran Rp157-Rp170, dengan target harga berada di Rp214 sampai Rp238 dan penempatan stop loss di bawah level Rp153.

PT Maharaksa Biru Energi Tbk (OASA) mencatatkan pertumbuhan 2,31 persen ke level Rp266 yang diiringi oleh lonjakan volume pembelian secara signifikan. 

Saham OASA mendapatkan rekomendasi Trading Buy pada koridor harga Rp250-Rp262, dengan target harga di Rp294 hingga Rp320 serta batas stop loss di bawah Rp240.

Reporter: Gemilang Ramadhan