TINS Dapat Fasilitas Pinjaman Rp50 Miliar Melalui Skema Co-Borrower
JAKARTA – PT Timah Tbk (TINS) berhasil meraih fasilitas pinjaman modal kerja jangka pendek dengan nilai Rp50 miliar dari PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI).
Fasilitas pinjaman ini didapatkan melalui skema co-borrower yang dijalankan bersama dengan induk usahanya, MIND ID, pada 6 Juli 2026.
Dalam perjanjian fasilitas pinjaman bank jangka pendek tersebut, MIND ID bertindak sebagai borrower, sedangkan TINS berperan sebagai co-borrower.
Perseroan menerangkan bahwa fasilitas ini adalah pinjaman modal kerja jangka pendek yang dapat dipergunakan oleh TINS sesuai dengan kebutuhan operasional perusahaan.
Dengan menggunakan skema tersebut, TINS mempunyai fleksibilitas dalam menarik fasilitas pinjaman jika diperlukan untuk mendukung kebutuhan modal kerja perseroan.
Pihak manajemen memastikan bahwa penandatanganan perjanjian fasilitas kredit tersebut tidak memberikan dampak material apa pun terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, maupun keberlangsungan usaha perseroan.
Sebagaimana dilansir dari berita sumber, "Sebelumnya, TINS menyiapkan strategi ekspansif dengan fokus pada peningkatan produksi dan hilirisasi pada 2026."
Perseroan akan mengoptimalkan momentum harga timah global yang saat ini masih tinggi, di tengah adanya pengetatan kegiatan tambang ilegal yang memengaruhi pasokan logam timah dunia.
Pada sisi hilir, TINS berencana untuk memperluas pengembangan produk bernilai tambah sebagai bagian dari langkah strategi diversifikasi.
Selain itu, perseroan juga bakal menjalankan efisiensi operasional di seluruh lini bisnis, optimalisasi kinerja anak perusahaan, serta pemanfaatan aset non-operasi guna menjaga kinerja yang berkelanjutan.