Pemerintah Targetkan 40 Ribu Koperasi Desa Siap Akhir Tahun Ini

ILUSTRASI, Menteri Koperasi Ferry Juliantono menyampaikan target 40 ribu Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih pada akhir tahun 2026. (Sumber Gambar : Net)
Jumat, 10 Juli 2026 | 11:38:07 WIB

JAKARTA - Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Juliantono menyatakan bahwa kurang lebih 30 ribu Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) kini sudah didirikan. Pemerintah sendiri memasang target agar jumlah tersebut bisa menyentuh angka sekitar 40.000 unit paling lambat pada penghujung tahun ini.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, "(KDMP) sekarang sudah 30 ribuan," ujar Ferry setelah dirinya memimpin kegiatan ziarah ke makam Mohammad Hatta di TPU Tanah Kusir, Jakarta, Jumat.

Dia menjelaskan bahwa KDMP yang kondisinya sudah siap dijadwalkan akan diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto pada bulan Agustus mendatang.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, "Sampai akhir tahun ini (target) 40.000. Ya, (KDMP yang) sudah siap. Nanti Agustus Insya Allah Bapak Presiden akan meresmikan," katanya lagi.

Berdasarkan penuturan Menkop, momentum peringatan Hari Koperasi Nasional di tahun ini bakal menjadi titik awal bergulirnya gerakan koperasi. 

Gerakan ini diperkuat baik lewat koperasi-koperasi yang sudah lama aktif maupun melalui KDMP yang sekarang tengah melangkah ke fase operasional.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, "Hari Koperasi tahun ini kami akan memperingati sebagai tahun persiapan, tahun dimulainya gerakan koperasi. Gerakan koperasi yang dilaksanakan oleh koperasi-koperasi yang eksis ataupun Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih yang baru terbentuk, karena ini baru tahap operasional," tuturnya.

Ferry memaparkan bahwa acara puncak dari peringatan Hari Koperasi Nasional bakal dilangsungkan di Indonesia Arena, Jakarta, pada 12 Juli 2026. Agenda tersebut akan melibatkan kurang lebih 20.000 peserta dan dijadwalkan turut dihadiri oleh Presiden Prabowo Subianto.

Dia mengimbuhkan, ketika KDMP sudah aktif beroperasi serta mendatangkan kegunaan bagi warga, pihak pemerintah bakal memacu koperasi untuk memperkokoh sektor produksi, distribusi, industri, hingga perkreditan.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, "Nanti tahun depan, ketika operasionalisasi Koperasi Desa Kelurahan Merah Putih sudah mulai operasional, kemudian memberikan manfaat, kemudian juga koperasi-koperasi yang lain itu kami akan dorong sekarang untuk masuk ke sektor produksi lagi, sektor distribusi, sektor industri, sektor perkreditan," jelasnya.

Agenda KDMP ini menjadi salah satu program strategis dari pemerintah yang digulirkan lewat Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 mengenai Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Regulasi tersebut membidik percepatan pembentukan lewat jalur pendirian, pengembangan, serta revitalisasi terhadap 80.000 koperasi secara bertahap di seluruh wilayah Indonesia.

Di lain kesempatan, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengutarakan bahwa pemerintah tengah berfokus menyelesaikan sekitar 40.000 KDMP pada tahun ini. Langkah tersebut diambil supaya koperasi-koperasi itu bisa lekas beroperasi paling cepat pada Oktober 2026.

Apabila fase tersebut sudah berjalan lancar, pemerintah bakal meneruskan program pengembangan demi meraih target nasional yang berada di angka 80.000 KDMP.

Koperasi tersebut dikonsep untuk mengelola bermacam-macam unit usaha yang selaras dengan keperluan warga setempat, seperti gerai sembako, pergudangan, fasilitas pembiayaan, klinik kesehatan, apotek, sampai sarana logistik. Hal ini bertujuan untuk mengokohkan perekonomian di tingkat desa sekaligus memangkas jalur distribusi barang maupun jasa.

Melalui program perluasan KDMP ini, pemerintah menaruh harapan agar koperasi mampu bertindak selaku motor penggerak ekonomi kerakyatan, mendongkrak nilai jual produk lokal, memperlebar akses permodalan bagi masyarakat, dan sekaligus menaikkan taraf kesejahteraan warga di pedesaan.

Reporter: Gemilang Ramadhan