Breaking

Proyeksi IHSG Senin Naik Terbatas dan Rekomendasi Saham Pilihan

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Senin, 15 Juni 2026
Proyeksi IHSG Senin Naik Terbatas dan Rekomendasi Saham Pilihan
Ilustrasi, IHSG menguat 2,07 persen ke level 6.007,65 pada akhir perdagangan Jumat (12/6/2026). (Gambar: NET)

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan pada hari Jumat (12/6/2026) dengan kenaikan sebesar 121,62 poin atau 2,07 persen menuju posisi 6.007,65. Menatap perdagangan hari Senin (15/6/2026), Oktavianus Audi selaku Analis sekaligus VP Equity Retail Kiwoom Sekuritas memprediksi bahwa pergerakan IHSG akan bervariasi dengan kecenderungan menguat dalam rentang yang terbatas, dengan area support di 5.858 dan resistance di 6.165.

Berdasarkan analisis teknikal, indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) mengindikasikan adanya penguatan tren yang selaras dengan pertumbuhan Relative Strength Index (RSI). 

Audi memaparkan bahwa terdapat beberapa sentimen yang bakal memengaruhi kondisi pasar, terutama mengenai prospek perdamaian antara Amerika Serikat dan Iran.

"Pasar akan cenderung merespons positif dan berdampak pada peningkatan confidence di pasar saham atau high risk. Risiko inflasi tinggi akan mengendur di tengah normalisasi harga minyak mentah dunia," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Faktor pendorong kedua datang dari stabilitas kurs rupiah atas dolar AS yang memperlihatkan tren penguatan menuju level Rp 17.779 per dolar AS, sehingga menjadi stimulus positif untuk pasar. 

Bukan hanya itu, langkah pemerintah mengenai kedisiplinan fiskal serta penyelarasan anggaran dalam program strategis dianggap mempertegas komitmen demi menjaga angka defisit anggaran agar tetap berada di bawah 3 persen dari Produk Domestik Bruto.

Poin keempat yang menjadi perhatian adalah kejelasan terkait skema ekspor Danantara yang dipastikan tidak memakai sistem gross split. Kebijakan ini dinilai mampu meminimalkan risiko hambatan pada arus kas perusahaan-perusahaan eksportir yang tercatat di bursa.

Sementara itu, Valdy Kurniawan selaku Head of Research and Education Phintraco Sekuritas memperkirakan pergerakan IHSG akan berada pada rentang support 5.900-6.000 serta resistance 6.150-6.220.

"Secara teknikal, MACD membentuk golden cross sehingga terjadi pembentukan histogram positif, namun Stochastic RSI berada di area overbought dan berpotensi terjadi death cross," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Sentimen berikutnya yang tengah dinantikan oleh para pemodal ialah hasil keputusan dari Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia yang digelar pada 18 Juni 2026, di mana BI Rate diproyeksikan bakal terkerek naik sebesar 25 bps menjadi 5,75 persen. 

Guna menghadapi sesi perdagangan hari Senin (15/6/2026), Audi memberikan rekomendasi untuk beberapa saham pilihan yaitu AMMN (speculative buy), DEWA (trading buy), dan HRUM (trading buy).

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua