Breaking

MBMA Siap Angkat James Nicholas dan Ashutosh Jadi Direksi Baru

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Rabu, 17 Juni 2026
MBMA Siap Angkat James Nicholas dan Ashutosh Jadi Direksi Baru
ILUSTRASI, PT Merdeka Battery Materials Tbk (Sumber Gambar : Net)

JAKARTA – Emiten yang bergerak di bidang bahan baku baterai, PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA), berencana mengajukan perubahan pada susunan pengurus direksi dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan pada 23 Juni 2026 mendatang. Melalui agenda rapat tersebut, manajemen perusahaan bakal meminta persetujuan dari para pemegang saham guna mengangkat dua nama baru dalam jajaran direksi, yaitu James Nicholas serta Ashutosh Srivastava Fausimm.

Merujuk pada laporan keterbukaan informasi yang dirilis oleh perseroan, James Nicholas diproyeksikan untuk mengemban tugas sebagai Chief Financial Officer (CFO). Sementara itu, Ashutosh Srivastava Fausimm diusulkan untuk mengisi posisi sebagai Direktur Operasional. 

Presiden Direktur MBMA, Teddy Nuryanto Oetomo, memaparkan bahwa bergabungnya dua calon pengurus baru ini diproyeksikan mampu memperkokoh jajaran kepemimpinan operasional maupun finansial perusahaan, sebagaimana dilansir dari berita sumber, “Kami percaya pengalaman dan kompetensi yang dibawa oleh calon anggota direksi baru akan memperkuat kemampuan perseroan dalam menjalankan strategi bisnis, meningkatkan efektivitas operasional, serta menjaga disiplin keuangan dalam mendukung pertumbuhan jangka panjang MBMA,” ujarnya.

Saat ini, James Nicholas menempati posisi sebagai General Manager Finance, Accounting, and Tax di MBMA semenjak bergabung pada November 2022. 

Ia dibekali rekam jejak yang matang di bidang akuntansi, keuangan, pengendalian internal, penerapan sistem ERP, treasury, hingga optimalisasi proses bisnis.

Sebelum melabuhkan karier di MBMA, James sempat menempati posisi penting di korporasi lain, seperti Group Head of Finance, Accounting, and Tax di GoTo Group, Senior Vice President Finance Controller di Lazada Indonesia, serta meniti karier di PricewaterhouseCoopers (PwC) wilayah Indonesia dan Inggris.

Di sisi lain, Ashutosh tercatat mulai memperkuat MBMA sejak Maret 2023 dengan jabatan saat ini sebagai Executive General Manager. Ia mengantongi pengalaman kerja lebih dari 35 tahun pada industri pertambangan yang tersebar di wilayah Australia, Indonesia, dan India. 

Kompetensi utamanya meliputi pengerjaan proyek tambang, perencanaan serta desain tambang, penjadwalan operasional, hingga manajemen aktivitas penambangan. 

Sebelum meniti karier di bawah naungan Grup MBMA, Ashutosh pernah berkiprah di beberapa perusahaan tambang terkemuka, di antaranya Coal India Limited, Mining Plus Pty Ltd, Superior Gold Inc., dan Vault Minerals Limited.

Bukan hanya menyodorkan dua figur baru, MBMA dalam kesempatan yang sama juga mengajukan permohonan pengunduran diri Anthony Kartono Tan dari posisinya sebagai direktur perseroan. 

Pihak manajemen pun menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas segala sumbangsih serta dedikasi yang telah didedikasikan oleh Anthony sepanjang masa jabatannya. 

Perombakan pengurus direksi ini nantinya baru dinyatakan sah dan berlaku efektif setelah mengantongi restu pemegang saham dalam RUPST. Di samping itu, dipastikan tidak ada usulan perombakan bagi susunan dewan komisaris.

Untuk langkah ke depan, MBMA menegaskan bakal tetap berkonsentrasi pada penguatan tata kelola korporasi, eksekusi strategi operasional, serta ekspansi bisnis demi mengukuhkan posisinya pada rantai nilai bahan baku baterai. 

Pihak perseroan pun mempertegas komitmen penuhnya untuk menjaga keberlanjutan roda bisnis sekaligus menghadirkan nilai jangka panjang bagi seluruh pemegang saham maupun pemangku kepentingan.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua