Breaking

RUPST RAJA Setujui Dividen Final Rp40 dan Stock Split 1 : 5

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Rabu, 24 Juni 2026
RUPST RAJA Setujui Dividen Final Rp40 dan Stock Split 1 : 5
ILUSTRASI, PT Rukun Raharja (Sumber Gambar : Net)

JAKARTA - PT Rukun Raharja Tbk (RAJA), entitas energi terintegrasi terkemuka di Indonesia, menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tanuhan (RUPST) Tahun Buku 2025 serta Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Hotel Mulia, Jakarta, Selasa (23/6/2026). Pertemuan tersebut dilangsungkan secara luring dan elektronik memanfaatkan sistem eASY.KSEI.

Seluruh poin yang diajukan oleh perseroan, yakni lima agenda RUPST dan tiga agenda RUPSLB, telah memenuhi syarat kuorum dan disepakati oleh segenap pemegang saham.

Capaian tersebut ditopang oleh kinerja finansial yang solid di sepanjang tahun 2025. RAJA berhasil mencatatkan pendapatan senilai USD 266,7 juta, melesat 4,8 persen bila dibandingkan dengan tahun sebelumnya, serta keuntungan bersih sebesar USD 35,0 juta, naik 20,3 persen secara tahunan. 

Tren positif ini didorong oleh peningkatan andil dari lini bisnis gas, proyek EPC Ubadari, beroperasinya Fasilitas Kompresor Gas Sengkang, serta kontribusi Grup Hafar pada sektor Offshore EPCI dan Shipping.

Melalui RUPST, para pemegang saham menyetujui penyaluran dividen tunai sebesar Rp274,17 miliar atau setara Rp65 per saham. 

Nilai dividen tersebut mencakup dividen interim sebesar Rp25 per saham yang sudah dibayarkan pada 29 Januari 2026 dan dividen final sejumlah Rp40 per saham yang bakal disalurkan sesuai linimasa yang akan diumumkan mendatang.

Para pemegang saham juga menyepakati pengangkatan kembali seluruh jajaran Direksi dan Dewan Komisaris RAJA, sekaligus menunjuk Praba Diwangkara Caraka Putra Soma selaku direktur baru. 

Langkah ini menjadi bagian dari strategi regenerasi kepemimpinan dan penguatan lini organisasi demi menyokong keberlanjutan pertumbuhan jangka panjang. Masa jabatan Direksi serta Dewan Komisaris ini berlaku hingga penutupan RUPST tahun 2029.

Sementara dalam RUPSLB, para pemegang saham memberikan lampu hijau untuk pemecahan nilai nominal saham (stock split) melalui rasio 1:5, dari Rp25 menjadi Rp5 per saham. 

Dengan demikian, volume saham akan bertambah dari 4.227.082.500 saham menjadi 21.135.412.500 saham. Aksi korporasi ini diharapkan mampu mendongkrak likuiditas perdagangan saham Perseroan sekaligus memperluas basis investor di pasar modal.

RUPSLB turut menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan yang berkaitan dengan penyesuaian wewenang Direksi serta maksud, tujuan, dan aktivitas usaha Perseroan agar selaras dengan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) Tahun 2025.

Direktur Utama PT Rukun Raharja Tbk, Djauhar Maulidi menyebutkan, performa yang terus melaju sepanjang 2025 menyajikan fondasi yang kokoh bagi perusahaan untuk mendistribusikan nilai kepada pemegang saham lewat dividen serta mendongkrak likuiditas saham melalui mekanisme stock split.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, "Di saat yang sama, kami juga terus mempersiapkan generasi kepemimpinan berikutnya guna memastikan keberlanjutan pertumbuhan Perseroan dalam jangka panjang. Langkah-langkah tersebut mencerminkan komitmen kami untuk menciptakan nilai yang berkelanjutan bagi seluruh pemegang saham dan pemangku kepentingan," katanya.

Memasuki tahun 2026, RAJA tetap melihat prospek industri energi nasional dengan optimis. Berbekal portofolio bisnis yang bervariasi mulai dari sektor hulu, midstream, hilir hingga aneka inisiatif energi masa depan, ditopang fundamental finansial yang sehat, pengerjaan proyek strategis, serta komitmen terhadap tata kelola perusahaan dan penerapan ESG, perseroan berada pada posisi tangguh untuk meneruskan tren pertumbuhan berkelanjutan dan menghadirkan nilai tambah bagi seluruh pemegang saham maupun pemangku kepentingan.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua