Breaking

ASLC Siapkan Belanja Modal Rp 20 Miliar Ekspansi Caroline id 2026

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Kamis, 02 Juli 2026
ASLC Siapkan Belanja Modal Rp 20 Miliar Ekspansi Caroline id 2026
ILUSTRASI, ASLC siapkan belanja modal Rp 20 miliar untuk ekspansi jaringan Caroline.id tahun 2026. (Sumber Gambar : Net)

JAKARTA - PT Autopedia Sukses Lestari Tbk (ASLC) bertekad untuk memantapkan bisnis penjualan mobil bekas lewat perluasan jaringan showroom serta penguatan penetrasi di ranah digital sepanjang tahun 2026. Pada tahun ini, emiten berkode saham ASLC tersebut membidik penambahan 2 sampai 3 gerai baru Caroline.id demi memperluas cakupan pasar sekaligus mendongkrak volume transaksi mobil bekas. Untuk memuluskan aksi korporasi ini, ASLC mengalokasikan anggaran belanja modal atau capital expenditure (capex) berkisar antara Rp 15 miliar sampai Rp 20 milar.

Demi menyelaraskan strategi ekspansi tersebut, ASLC turut merangkul Denny Sumargo sebagai Brand Ambassador dari Caroline.id. Langkah ini diambil guna mengoptimalkan penetrasi pasar digital sekaligus meningkatkan konversi konsumen dari platform daring ke jaringan gerai luring.

Direktur Utama PT Autopedia Sukses Lestari Tbk., Jany Candra, menerangkan bahwa kebijakan tersebut merupakan bagian dari langkah strategis perseroan demi memupuk kepercayaan para pelanggan dalam bertransaksi mobil bekas melalui ekosistem usaha yang dikelola oleh perusahaan.

“Dengan slogan ‘Yang Pasti-Pasti Aja’, Perusahaan sedang menggiatkan kampanye untuk membangun sekaligus menguatkan rasa percaya dan rasa aman pelanggan dalam bertransaksi kendaraan bekas melalui ekosistem kami,” kata Jany sebagaimana dilansir dari berita sumber pada Rabu (1/7).

Berdasarkan penuturan Jany, kolaborasi dengan Brand Ambassador ini diproyeksikan mampu mendongkrak penetrasi di pasar digital, menaikkan brand awareness, serta memperlebar basis pelanggan demi menyokong pertumbuhan transaksi dan kinerja bisnis yang berkelanjutan. 

Lebih jauh lagi, Jany memaparkan bahwa kerja sama ini juga bakal mengokohkan strategi branding Caroline.id, yang mana diperkuat oleh adanya fasilitas jaminan Warranty 7G+ pada tiap-tiap unit mobil yang dipasarkan.

“With slogan ‘Yang Pasti-Pasti Aja’, Perusahaan sedang menggiatkan kampanye untuk membangun sekaligus menguatkan rasa percaya dan rasa aman pelanggan dalam bertransaksi kendaraan bekas melalui ekosistem kami,” ujarnya sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Warranty 7G+ sendiri ialah skema garansi berdurasi satu tahun untuk setiap pembelian unit mobil bekas di Caroline.id. Fasilitas ini memproteksi tujuh ditambah satu komponen vital kendaraan, sehingga para konsumen bisa terbebas dari pengeluaran perbaikan yang tak terduga. 

ASLC pun sangat percaya kalau strategi Online-to-Offline (O2O) yang mengandalkan kunjungan dari saluran digital bakal berjalan kian efektif setelah penunjukan Brand Ambassador baru ini.

“Inisiatif ini diharapkan dapat memperkuat konversi pelanggan dari platform online ke jaringan offline (cabang/showroom), sehingga memberikan kontribusi positif terhadap pertumbuhan kinerja Perseroan ke depan,” kata Jany sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Manajemen perseroan merasa sangat optimistis bahwa perpaduan antara strategi perluasan cabang luring serta masifnya kampanye pemasaran ini mampu memacu pertumbuhan omzet hingga penutupan tahun 2026. 

Terbukti pada triwulan I 2026, ASLC berhasil mengantongi pendapatan senilai Rp 283,6 miliar atau melesat 27,5% secara tahunan (YoY). 

Dari keseluruhan pendapatan tersebut, unit bisnis Caroline.id memberikan kontribusi terbesar senilai Rp 234,4 miliar atau setara 82,7% dari total pendapatan korporasi. 

Kinerja pendapatan Caroline.id pada tiga bulan perdana tahun ini tercatat melambung hingga 51% bila disandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu yang tercatat sebesar Rp 154,8 miliar.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua