Breaking

Astra Kembangkan Desa Kemiren lewat Pelestarian Budaya Osing

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Kamis, 02 Juli 2026
Astra Kembangkan Desa Kemiren lewat Pelestarian Budaya Osing
ILUSTRASI, Permainan Musik Gedhogan atau Lesung yang menjadi ciri khas Desa Sejahtera Astra Kemiren (Sumber Gambar : wikipedia.org)

BANYUWANGI - Alunan suara lesung kayu yang saling bersahutan menyemarakkan suasana pagi di pekarangan rumah tradisional khas Osing. Ketukan irama yang dibawakan oleh warga lokal tersebut menjadi bentuk penyambutan yang hangat bagi para turis yang mendatangi Desa Sejahtera Astra Kemiren, Banyuwangi, Jawa Timur. 

Pemandangan semacam ini tetap dapat ditemukan di kawasan permukiman masyarakat Osing, suku asli Banyuwangi, yang terus memelihara tradisi serta kearifan lokal bersama warga setempat sebagai modal utama dalam mendorong kesejahteraan desa mereka secara turun-temurun.

Warga di Desa Sejahtera Astra Kemiren secara berkesinambungan menjaga kelestarian budaya Osing lewat beragam tradisi adat seperti ritual Barong Ider Bumi dan Tumpeng Sewu, tarian tradisional Tari Gandrung, makanan khas, musik daerah, hingga arsitektur rumah Osing yang menjadi jati diri sekaligus potensi besar bagi roda kehidupan desa. 

Potensi berharga ini kemudian diperkuat oleh Astra semenjak tahun 2024 melalui inisiasi program Desa Sejahtera Astra. Berkolaborasi dengan warga serta tokoh penggerak daerah setempat, Astra mengoptimalkan empat sektor utama, yaitu kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan, dengan tujuan agar upaya menjaga warisan budaya dapat berjalan beriringan dengan peningkatan taraf hidup masyarakat.

Langkah pengembangan tersebut kini telah menyentuh sekitar 300 penduduk dan mengokohkan peran mereka sebagai motor utama penggerak desa wisata. 

Saat ini, sudah tersedia 50 homestay dengan total kapasitas 92 kamar, 40 pelaku usaha setempat yang bergerak di sektor kuliner, kerajinan tangan, dan kopi, serta 40 anggota Pokdarwis yang aktif mengelola desa wisata sekaligus melestarikan budaya Osing. 

Penghasilan rata-rata yang diperoleh anggota Pokdarwis pun mengalami kenaikan sebesar 33%, dari yang awalnya sebesar Rp1,5 juta, kini melonjak menjadi Rp2 juta per bulan. 

Pencapaian ini membuktikan bahwa adat budaya yang dijaga dengan baik oleh masyarakat mampu bertransformasi menjadi penopang ekonomi dan membuka ruang usaha baru di skala pedesaan.

Sebagaimana dilansir dari berita sumber, Chief of Corporate Affairs Astra, Boy Kelana Soebroto mengungkapkan, “Desa Sejahtera Astra Kemiren menunjukkan bahwa pelestarian budaya dan pembangunan masyarakat dapat berjalan beriringan. Melalui penguatan pada bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan, dan kewirausahaan, Astra percaya bahwa warisan budaya Osing tidak hanya tetap lestari, tetapi juga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat melalui peningkatan kualitas hidup, peluang usaha, dan kesejahteraan yang berkela-njutan."

Upaya penguatan di Desa Sejahtera Astra Kemiren diimplementasikan secara menyeluruh agar tepat sasaran dengan keperluan warga. 

Di sektor kesehatan, Astra turut andil menaikkan standar hidup masyarakat lewat optimalisasi pelayanan Posyandu, pengadaan fasilitas kesehatan mendasar, pendampingan kesehatan bagi ibu dan anak, hingga edukasi medis secara berkala kepada warga. 

Pada sektor pendidikan, Astra memberikan sokongan kepada lembaga PAUD lewat penyediaan sarana belajar mengajar beserta alat peraga edukatif, memfasilitasi aktivitas belajar, serta memperkenalkan kebudayaan lokal kepada anak-anak usia dini demi memastikan estafet kelestarian budaya Osing dapat terus terjaga sejak masa kanak-kanak.

Sejalan dengan kian ramainya kunjungan wisatawan, aspek pengelolaan lingkungan hidup turut menjadi fokus utama dalam pembangunan desa. 

Warga setempat memperoleh bimbingan langsung dalam memilah sampah organik dan anorganik, mengubah kotoran hewan ternak menjadi pupuk organik, mematangkan fasilitas biogas, membentuk kelompok masyarakat sadar lingkungan, serta pengadaan sarana penunjang untuk manajemen sampah dan kompos.

Pada rumpun kewirausahaan, peran aktif Astra dalam menyokong kemajuan Desa Wisata Adat Osing Kemiren direalisasikan melalui pembenahan fasilitas pendukung pariwisata, pemberdayaan pelaku UMKM daerah, peningkatan keterampilan kelompok sadar wisata (Pokdarwis), pengembangan lini homestay serta usaha warga, hingga strategi promosi pariwisata budaya Osing sebagai salah satu pilar penggerak ekonomi warga sekitar.

Komitmen kuat masyarakat dalam memelihara kebudayaan sekaligus mengoptimalkan keunggulan desanya telah membuahkan apresiasi bergengsi, baik di panggung nasional maupun dunia. 

Semenjak tahun 2019, kawasan ini telah mendulang banyak penghargaan, di antaranya Wonderful Indonesia Impact, Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI), hingga ASEAN Tourism Award 2025.

Di kancah internasional, Desa Sejahtera Astra Kemiren berhasil terpilih ke dalam program The Best Tourism Village Upgrade Program 2025, yang memantapkan posisinya sebagai destinasi wisata budaya berbasis komunitas yang berkelanjutan.

Di samping lewat payung program Desa Sejahtera Astra, Astra juga mengambil peran melalui Yayasan Astra-Yayasan Dharma Bhakti Astra dengan membina kelompok tani Buah Naga di wilayah Desa Sejahtera Astra Banyuwangi, lebih detailnya berlokasi di Desa Sumbermulyo. 

Proses pendampingan para petani buah naga ini dijalankan bersama Pusat Pengembangan UMKM (PPU) yang meliputi pemantapan mentalitas serta manajemen kelompok, peningkatan skill pertanian organik, standardisasi mutu pascaproduksi agar sejalan dengan ketentuan offtaker, serta penyediaan akses pasar dan permodalan.

Dari upaya tersebut, para petani sukses meraih sertifikasi Budidaya Organik, ditandai dengan angka panen yang melonjak dari 316 ton pada tahun 2021 menjadi 595 ton pada tahun 2025.

Sementara itu, pendapatan kelompok tani terkerek naik dari yang semula Rp1,9 miliar menjadi Rp11,9 miliar pada kurun waktu yang sama. 

Hasil panen segar maupun produk turunan hasil olahan kelompok tani tersebut kini telah berhasil memperluas jangkauan pasar, baik di pasar domestik maupun di pasar ekspor menuju Singapura dan Hong Kong. 

Komoditas buah naga kini tidak sekadar dipasarkan dalam kondisi buah utuh segar, melainkan telah diproduksi menjadi aneka makanan olahan kreatif seperti Sale Buah Naga dan produk buah naga dehidrasi.

Komitmen penuh Astra dalam memajukan area pedesaan lewat kerja sama bersama masyarakat layaknya di Desa Sejahtera Astra Kemiren ini, berjalan selaras dengan visi besar Astra untuk dapat sejahtera bersama bangsa sekaligus menyokong ketercapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua