SIG Dukung Pembangunan Sekolah Rakyat lewat Material Konstruksi Ramah
JAKARTA – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. (SMGR) menjalankan penyediaan material konstruksi dengan wawasan ramah lingkungan bagi program pembangunan sekolah rakyat di empat provinsi, yaitu Jawa Tengah, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, serta Maluku Utara.
Dengan melalui anak perusahaannya, PT Varia Usaha Beton (VUB), SIG mengirimkan lebih dari 28.000 meter kubik beton siap pakai dan ribuan unit beton pracetak untuk membantu pembangunan gedung sekolah, asrama, dan infrastruktur penunjang yang diincar bisa melayani ribuan siswa di sejumlah daerah.
Corporate Secretary SIG Vita Mahreyni memaparkan dalam proyek tersebut, VUB menyalurkan beton siap pakai bagi struktur utama bangunan, dan beragam produk beton pracetak seperti tiang pancang, u-ditch, penutup u-ditch, box culvert, pagar panel, paving block, sampai kanstin.
"SIG berupaya menghadirkan material konstruksi yang tidak hanya memiliki mutu tinggi, tetapi juga diproduksi dengan prinsip ramah lingkungan," ujarnya sebagaimana dilansir dari berita sumber dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (4/7/2025).
VUB adalah salah satu unit portofolio bisnis SIG yang memproduksi bermacam produk beton dan solusi konstruksi, mulai dari beton siap pakai, beton pracetak, beton masonry, crushed stone, sampai jasa konstruksi dan sewa peralatan.
Terhitung sejak Desember 2025, VUB telah memasok sebanyak 28.582 meter kubik beton siap pakai, tiang pancang sepanjang 52.170 meter, paving block seluas 27.195 meter persegi, 1.544 unit u-ditch, 2.502 unit penutup u-ditch, 2.766 unit pagar panel, serta 524 unit kolom beton.
Penyaluran material tersebut akan senantiasa dilakukan sampai seluruh tahapan pembangunan Sekolah Rakyat rampung. Di samping itu, guna menjamin kelancaran distribusi dan pemenuhan kebutuhan proyek, VUB disokong jaringan operasional yang luas dengan 35 batching plant di 26 kota pada 11 provinsi di Indonesia.
Dengan dukungan jaringan tersebut, perusahaan mengklaim mampu memenuhi kebutuhan proyek berskala besar secara cepat dan efisien, termasuk mendirikan fasilitas batching plant di lokasi proyek jika diperlukan agar pasokan material tetap terjaga selama proses pembangunan berjalan.
Pada kuartal I/2026, Semen Indonesia mencatatkan pendapatan sebesar Rp8,29 triliun atau naik 8,3% secara tahunan.
Beriringan dengan hal tersebut, laba periode berjalan yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk melonjak 88,7% yoy menjadi Rp80 miliar. Sementara itu, volume penjualan naik 1,7% yoy menjadi 8,71 juta ton.