Breaking

Pendapatan JTPE Capai Rp265 Miliar di Kuartal Satu

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Minggu, 05 Juli 2026
Pendapatan JTPE Capai Rp265 Miliar di Kuartal Satu
ILUSTRASI, PT Jasuindo Tiga Perkasa membukukan pendapatan Rp265 miliar pada kuartal I-2026. (Sumber Gambar : Net)

JAKARTA – PT Jasuindo Tiga Perkasa Tbk (JTPE) mencatatkan pendapatan senilai Rp265,05 miliar selama kuartal I-2026. Segmen sekuriti tetap menjadi penyumbang terbesar dengan nilai pendapatan mencapai Rp227,97 miliar atau sekitar 86 persen dari total pendapatan perseroan, yang didorong oleh tingginya permintaan produk dokumen identitas, termasuk paspor dan kartu identitas.

Meskipun performa awal tahun ini mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya, perseroan telah berhasil mengamankan sekitar 60 persen dari target pendapatan tahun 2026 hingga bulan April melalui berbagai kontrak strategis. 

Pencapaian ini memberikan visibilitas pendapatan yang lebih baik serta menjadi modal dasar bagi JTPE untuk mencapai target pertumbuhan selama tahun ini.

Di sisi lain, kontribusi dari pasar ekspor terus memperlihatkan kenaikan sejalan dengan strategi ekspansi yang dijalankan. Pada kuartal I-2026, penjualan domestik masih mendominasi dengan kontribusi 78 persen, sedangkan pasar ekspor memberikan sumbangsih sebesar 22 persen dari total penjualan.

Porsi pendapatan ekspor tersebut naik dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang berada di angka 17,8 persen. Tren positif ini memotivasi perseroan untuk menargetkan peningkatan kontribusi ekspor hingga 30 persen dari total pendapatan dalam jangka menengah.

Guna mendukung target tersebut, JTPE terus melebarkan jangkauan pasar internasional, utamanya ke wilayah Asia dan Afrika.

Permintaan yang terus bertumbuh terhadap komponen paspor serta kartu identitas menjadi salah satu faktor utama pendukung pertumbuhan bisnis ekspor perseroan.

Direktur Utama JTPE Allan Wibisono Oei menyatakan bahwa ekspansi internasional menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam menciptakan sumber pertumbuhan baru sekaligus meningkatkan daya saing di kancah global.

"Ekspansi ke pasar global merupakan bagian dari strategi kami untuk memperkuat daya saing sekaligus menciptakan sumber pertumbuhan baru bagi Perseroan. Kami meyakini bahwa langkah ini akan memperluas peluang bisnis serta memperkuat posisi JTPE di pasar global," ujar Allan, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Menurutnya, perluasan pasar ekspor tidak sekadar membuka peluang peningkatan pendapatan, namun juga memperkokoh diversifikasi sumber pendapatan perusahaan serta meminimalisir ketergantungan pada pasar domestik. 

Strategi ini diharapkan mampu membantu menjaga stabilitas kinerja di tengah fluktuasi nilai tukar serta ketidakpastian ekonomi global.

Selain memperluas pasar internasional, JTPE pun mempercepat transformasi menjadi penyedia solusi digital seiring dengan meningkatnya kebutuhan akan produk keamanan berbasis teknologi.

Melalui perpaduan penguatan bisnis inti, peningkatan kontribusi ekspor, serta percepatan transformasi digital, JTPE merasa optimis dapat menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan sekaligus memperkokoh posisinya sebagai penyedia solusi percetakan sekuriti dan keamanan digital di pasar global.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua