TMMIN Donasikan Mesin Kendaraan untuk SMK Vokasi di Lombok NTB

ILUSTRASI, TMMIN mendonasikan mesin kendaraan modern untuk SMKN 1 Jonggat dan SMKN 2 Kuripan di Lombok. (Sumber Gambar : Net)
Kamis, 16 Juli 2026 | 12:33:43 WIB

JAKARTA – PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) melebarkan sayap program pengembangan sekolah vokasi mereka hingga ke Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB). Dalam langkah ini, TMMIN menyalurkan donasi berupa mesin kendaraan modern sebagai sarana peraga pendidikan demi mendongkrak kompetensi teknik di SMKN 1 Jonggat, Lombok Tengah, serta SMKN 2 Kuripan, Lombok Barat.

Pada kegiatan itu, SMKN 1 Jonggat mendapatkan satu unit mesin Toyota tipe 2TR-FE (bensin), sedangkan SMKN 2 Kuripan memperoleh satu unit mesin Toyota tipe 2GD-FTV (diesel). 

Sepasang mesin mobil tersebut bakal dimanfaatkan sebagai media praktik serta alat peraga pembelajaran bagi para murid, sekaligus untuk mengasah keahlian siswa terhadap teknologi terkini pada mesin Toyota yang kini telah beredar luas.

Presiden Direktur TMMIN, Nandi Julyanto mengungkapkan bahwa masa depan industri di tanah air dikembangkan dari ruang-ruang kelas yang diisi oleh para siswa. "Langkah ini mungkin terlihat sederhana, namun kami berharap dapat menjadi bagian dari perjalanan mereka untuk tumbuh, berkarya, dan berkontribusi di daerah masing-masing,” kata Nandi sebagaimana dilansir dari berita sumber pada Rabu (15/7).

Di samping menunjang fasilitas pembelajaran, TMMIN secara kontinu mengadakan program Vocational School Development di bermacam SMK binaan di tanah air. 

Agenda ini menyinkronkan proses pembelajaran dengan tuntutan sektor industri lewat penyusunan kurikulum berbasis industri serta penyediaan alat bantu mengajar. 

Program tersebut membidik penanaman nilai budaya kerja industri dari awal, seperti kedisiplinan, efisiensi, ketelitian, keselamatan kerja, kemampuan bekerja secara kolaboratif, hingga kepatuhan pada standar operasional.

"Pendidikan dan industri tidak bisa lagi berjalan terpisah. Link and match adalah syarat penting untuk melahirkan lulusan yang relevan. Sekolah menyiapkan kompetensinya, industri turut membentuknya," tambah Nandi sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Sebelum merambah Lombok, program pembinaan edukasi vokasi dari TMMIN ini telah diimplementasikan di berbagai SMK binaan yang berada di beberapa wilayah Indonesia, termasuk 29 SMK binaan di Pulau Jawa.

Hadirnya program di Lombok ini merupakan wujud dari komitmen jangka panjang perusahaan demi menebar manfaat pengembangan pendidikan vokasi ke beragam wilayah.

Lewat langkah ini, diharapkan makin banyak siswa yang mendapatkan akses terhadap pembelajaran yang sesuai dengan keperluan dunia industri. 

Melalui sinergi yang kokoh antara sektor pendidikan, pemerintah, dan industri, TMMIN berharap bisa ikut andil dalam membangun ekosistem pendidikan vokasi di Indonesia yang kian bermutu.

Reporter: Gemilang Ramadhan