Tender Offer PADA Sepi Peminat, INET Hanya Serap 240 Ribu Saham

Ilustrasi Saham (sumber foto : NET)
Penulis: Akbar
Kamis, 23 Juli 2026 | 19:50:12 WIB

JAKARTA – PT Sinergi Inti Andalan Prima Tbk (INET) tercatat hanya menyerap 240 ribu saham PT Personel Alih Daya Tbk (PADA) dalam pelaksanaan penawaran tender wajib atau mandatory tender offer (MTO) yang berakhir pada 17 Juli 2026.

Perseroan sebelumnya menawarkan opsi pembelian hingga 900 juta saham atau setara 28,57 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh PADA dengan harga Rp63 per saham. Nilai maksimal transaksi tersebut diperkirakan mencapai Rp56,7 miliar.

Masa penawaran tender wajib tersebut berlangsung mulai 18 Juni 2026 sampai 17 Juli 2026, dengan penyelesaian transaksi pada 21 Juli 2026.

Hingga masa penawaran berakhir, hanya terdapat dua pemegang saham yang melepas kepemilikannya kepada INET.

Kedua pemegang saham tersebut adalah Salikim yang menjual 30.000 saham melalui PT Henan Putihrai Sekuritas dan William Chaiyadi yang melepaskan 210.000 saham via PT Mirae Asset Sekuritas.

Dengan demikian, jumlah saham yang diperoleh INET melalui tender wajib hanya sebesar 240.000 saham. Angka ini terbilang jauh di bawah target maksimal saham yang ditawarkan, yakni sebanyak 900 juta saham.

Pascapenyelesaian transaksi, porsi kepemilikan saham INET di PADA meningkat menjadi 1.687.695.000 saham atau setara 53,58 persen dari total modal disetor penuh perseroan.

Penawaran tender wajib ini merupakan kewajiban bagi pengendali baru perusahaan terbuka sesuai dengan aturan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) setelah proses akuisisi saham dilakukan.

Reporter: Akbar