Update Harga Emas BSI, HRTA, Lotus Archi dan Minigold 23 Juli 2026

Ilustrasi emas (sumber foto : NET)
Penulis: Akbar
Kamis, 23 Juli 2026 | 20:06:20 WIB

JAKARTA – Harga emas batangan pecahan kecil besutan PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS) atau BSI, PT Hartadinata Abadi Tbk (HRTA) melalui produk Emasku, serta MiniGold mengalami kenaikan, sementara Lotus Archi justru merosot pada Kamis (23/7/2026).

Emas batangan berukuran kecil kian digandrungi oleh investor ritel. Di samping harganya yang lebih terjangkau, emas pecahan kecil ini memudahkan masyarakat dalam berinvestasi secara berkala sesuai kondisi keuangan.

Merujuk pada data terkini dari tiap penyedia, harga beli emas BSI hari ini tercatat menguat Rp 5.000 menjadi Rp 2.590.000 per gram. Di sisi lain, harga jual emas BSI tetap ajeg di posisi Rp 2.475.000 per gram.

Sementara harga Emasku produksi HRTA terangkat Rp 5.000 menjadi Rp 2.467.000 per gram. Adapun nilai beli kembali (buyback) Emasku turut merangkak naik Rp 5.000 ke angka Rp 2.346.000.

Adapun harga emas Lotus Archi ukuran 1 gram terkoreksi Rp 8.000 ke posisi Rp 2.488.000 per gram dan nilai buyback-nya menyusut Rp 7.000 menjadi Rp 2.315.000 per gram.

Lalu, harga emas Minigold pecahan 1 gram melonjak Rp 50.000 ke level Rp 2.625.000 per gram dan harga beli kembali (buyback) juga terdorong naik Rp 50.000 menuju Rp 2.350.000 per gram.

Inilah rincian lengkap harga emas batangan pecahan kecil dari berbagai produsen per Kamis (23/7/2026):

BSI

Harga emas BSI 1 gram: Rp 2.590.000

Emasku (HRTA)

Harga Emasku 0,1 gram: Rp 314.000

Harga Emasku 0,25 gram: Rp 736.000

Harga Emasku 0,5 gram: Rp 1.288.000

Harga Emasku 1 gram: Rp 2.467.000

Lotus Archi

Harga emas Lotus Archi 0,1 gram: Rp 331.000

Harga emas Lotus Archi 0,2 gram: Rp 606.000

Harga emas Lotus Archi 0,5 gram: Rp 1.294.000

Harga emas Lotus Archi 1 gram: Rp 2.488.000

Minigold

Harga emas Minigold 0,1 gram: Rp 291.700

Harga emas Minigold 0,25 gram: Rp 710.750

Harga emas Minigold 0,5 gram: Rp 1.349.500

Harga emas Minigold 1 gram: Rp 2.625.000

Reporter: Akbar