Breaking

Elnusa ELSA Terapkan Teknologi CEOR Offshore Pertama di Indonesia

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Rabu, 15 Juli 2026
Elnusa ELSA Terapkan Teknologi CEOR Offshore Pertama di Indonesia
ILUSTRASI, Penerapan teknologi CEOR offshore pertama di Indonesia dilakukan oleh Elnusa ELSA di Lapangan Rama. (Sumber Gambar : Net)

JAKARTA – PT Elnusa Tbk. (ELSA) menerapkan teknologi Chemical Enhanced Oil Recovery (CEOR) dengan metode Polymer Flooding pada Pilot Project Enhanced Oil Recovery (EOR) di Lapangan Rama milik Pertamina Hulu Energi Offshore Southeast Sumatra (PHE OSES). Pemasangan teknologi CEOR lepas pantai (offshore) perdana di Indonesia ini dilakukan guna mendorong peningkatan produksi migas nasional.

Sekretaris Perusahaan Elnusa Rustam Aji mengungkapkan bahwa proyek tersebut juga menjadi tonggak sejarah penting dalam transformasi teknologi untuk mendongkrak produktivitas wilayah kerja migas nasional yang sudah berada di fase matang (mature field).

Rustam menambahkan bahwa penerapan CEOR offshore tersebut membuktikan bahwa inovasi serta kolaborasi menjadi kunci utama guna menjawab tantangan dalam menaikkan produksi migas nasional.

“Bagi Elnusa, proyek ini bukan hanya keberhasilan implementasi teknologi, tetapi juga bukti bahwa kapabilitas nasional mampu menghadirkan solusi yang memiliki nilai tambah tinggi bagi industri energi," kata Rustam dalam siaran pers sebagaimana dilansir dari berita sumber pada Selasa (14/7/2026).

Sementara itu, penerapan CEOR offshore ini tercipta lewat kolaborasi strategis antara SKK Migas, Pertamina, PHE OSES, dan Elnusa Group. 

Langkah tersebut ditujukan untuk memberikan solusi teknologi yang sanggup mengatrol recovery factor, memperpanjang masa produksi lapangan, sekaligus menyokong target pencapaian lifting minyak nasional.

Lewat anak usahanya, PT Elnusa Petrofin, ELSA memegang peran selaku penyedia solusi menyeluruh, mulai dari penyediaan bahan baku polymer, Polymer Injection Unit (PIU), sampai pada tahap eksekusi operasi di lapangan.

Rustam menuturkan keterlibatan ini memperlihatkan kapasitas Elnusa Group dalam menyajikan layanan berbasis teknologi yang tidak sekadar menunjang kesuksesan proyek, melainkan turut membuka jalan bagi penerapan teknologi CEOR di berbagai lapangan migas lainnya di tanah air.

"Ke depan, pengalaman dan kapabilitas yang terbentuk melalui proyek ini diharapkan dapat direplikasi pada berbagai lapangan migas lainnya sehingga memberikan kontribusi yang semakin besar terhadap ketahanan energi nasional," jelas Rustam sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Di sisi lain, prosesi seremonial pilot project EOR Lapangan Rama telah dilangsungkan pada 8 Juli 2026, menandai mulainya penyuntikan polimer pertama (first polymer injection) pada lapangan lepas pantai di Indonesia.

Dalam acara tersebut, turut hadir Kepala SKK Migas bersama Direktur Utama Pertamina untuk menyapa langsung para pekerja Elnusa Petrofin yang sedang bertugas di Platform Rama. 

ELSA pun menyampaikan apresiasi atas sinergisitas yang solid antara SKK Migas, Pertamina, PHE OSES, beserta seluruh jajaran entitas Grup Elnusa yang sukses membangun kolaborasi terpadu untuk menghadirkan terobosan teknologi tersebut.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua