WIFI Rilis Starlite Super dan Prime, Paket Internet hingga 2 Gbps
JAKARTA - PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) kini kian memperlebar sayap portofolio layanan internet kabel (fixed broadband) miliknya lewat perilisan paket Starlite Super serta Starlite Prime. Kedua produk internet anyar ini menyajikan kecepatan transfer data hingga mencapai 2 gigabit per detik (Gbps).
Starlite Super hadir sebagai paket internet yang ditenagai oleh teknologi Wi-Fi 7 dengan kecepatan maksimal 2 Gbps. WIFI menetapkan harga paket ini senilai Rp 250.000 setiap bulannya bagi konsumen sektor rumah tangga.
Di samping itu, WIFI pun menyediakan paket Starlite Prime yang menawarkan kecepatan sampai 500 megabit per detik (Mbps). Paket ini dipatok mulai dari Rp 168.000 per bulan dengan memanfaatkan sokongan teknologi GPON bersama Wi-Fi 5 atau Wi-Fi 6.
Direktur Solusi Sinergi Digital, Shannedy Ong, menerangkan bahwa perilisan kedua paket internet ini merupakan bagian dari langkah perusahaan untuk memberikan lebih banyak alternatif layanan internet kabel yang cocok dengan kebutuhan publik, sebagaimana dilansir dari berita sumber:
"Melalui Starlite Super dan Starlite Prime, kami memperluas pilihan layanan fixed broadband," ujar Shannedy dalam keterangan resmi, Rabu (15/7/2026).
Kedua varian produk teranyar ini hadir untuk melengkapi ekosistem layanan internet yang sudah lebih dulu dihadirkan oleh WIFI.
Hingga saat ini, WIFI juga menyediakan paket internet bernama Internet Rakyat (IRA) yang berbasiskan Fixed Wireless Access (FWA) dengan biaya bulanan sebesar Rp 100.000.
Shannedy menjabarkan bahwa paket Starlite Super mengombinasikan keunggulan teknologi XGS-PON dengan Wi-Fi 7. Sedangkan untuk paket Starlite Prime, infrastrukturnya menggunakan teknologi GPON yang dipasangkan dengan perangkat Wi-Fi 5 ataupun Wi-Fi 6.
Layanan internet Starlite Super serta Starlite Prime ini sudah bisa dinikmati mulai tanggal 15 Juli 2026 di area-area yang telah terjangkau oleh infrastruktur jaringan Fiber-to-the-Home (FTTH) milik Starlite.
Pihak WIFI menegaskan bahwa area cakupan layanan ini bakal terus diperlebar secara bertahap ke depannya.
Shannedy juga menguraikan bahwa kedua paket internet baru ini ditunjang dengan akses tanpa batasan kuota serta tanpa adanya aturan batasan pemakaian wajar atau fair usage policy (FUP).
Selain itu, para pelanggan nantinya tidak akan dibebankan biaya instalasi awal maupun biaya sewa perangkat modem.