Transaksi Digital BCA Tembus 99,8 Persen dan Borong 6 Penghargaan
JAKARTA – PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kian memperkokoh lini bisnis perbankan digitalnya menyusul tren peningkatan adopsi layanan digital oleh para nasabah, baik di segmen perorangan maupun korporasi. Sampai dengan kuartal I 2026, tercatat sebesar 99,8% dari keseluruhan transaksi yang dikelola BCA sudah beralih ke saluran digital. Sepanjang tiga tahun ke belakang, total frekuensi transaksi perusahaan juga mengalami lonjakan hingga 61%, bersamaan dengan pertumbuhan kuantitas nasabah sebesar 18% yang kini menyentuh angka 34,5 juta. Kenaikan ini memperlihatkan signifikansi platform digital BCA dalam menyokong bisnis perbankan transaksi, sekaligus menegaskan dominasi perusahaan pada sektor perbankan digital serta pengelolaan kas.
BCA secara konsisten mematangkan beraneka ragam platform seperti myBCA, myBCA Bisnis, dan Ocean by BCA guna mengakomodasi kebutuhan nasabah ritel, pelaku usaha, hingga skala korporasi besar.
Presiden Direktur BCA, Hendra Lembong, memaparkan bahwa langkah transformasi digital yang ditempuh perusahaan difokuskan untuk mendongkrak mutu layanan sekaligus menyajikan nilai tambah bagi tiap-tiap lini nasabah.
"Transformasi digital harus selalu berpusat pada kebutuhan nasabah," ujar Hendra Lembong dalam siaran pers, Rabu (15/7/2026), sebagaimana dilansir dari berita sumber.
Menurut pandangannya, eskalasi transaksi berbasis digital di BCA ini turut disokong oleh performa bisnis perbankan transaksi korporasi dan komersial yang berjalan ajeg.
Rangkaian aplikasi serta platform digital yang dibangun perusahaan menjadi instrumen krusial dalam menyokong tata kelola transaksi dan pemenuhan kebutuhan pengelolaan kas korporasi.
Bukan sekadar melebarkan cakupan layanan digital, BCA pun terus menyajikan pengalaman bertransaksi yang kian praktis, aman, serta saling terintegrasi di berbagai kanal.
Metode ini dinilai ampuh mempertinggi daya saing perusahaan di tengah melesatnya kebutuhan terhadap layanan perbankan digital bagi nasabah perorangan maupun dunia usaha.
Dari sisi operasional, hingga pengujung Maret 2026, BCA mengelola sekitar 44 juta rekening nasabah dan menyelesaikan di atas 122 juta transaksi per hari.
Operasional perusahaan ini ditopang oleh ekosistem jaringan yang mencakup 1.270 kantor cabang, 20.336 ATM, beserta layanan internet banking, mobile banking, dan Halo BCA yang aktif sepanjang 24 jam.
Komitmen dalam membangun bisnis digital secara berkelanjutan ini pun membuahkan apresiasi di kancah global.
Pada kompetisi Digital CX Awards 2026 yang diinisiasi oleh The Digital Banker, BCA sukses menyabet enam penghargaan berkat terobosan digital pada platform myBCA, myBCA Bisnis, dan Ocean by BCA.
Untuk level nasional, myBCA dianugerahi penghargaan sebagai Best Retail Bank for Digital CX – Indonesia, sementara platform Ocean by BCA memperoleh predikat Highly Acclaimed dalam kategori Best Wholesale/Transaction Bank for Digital CX – Indonesia.
Ocean by BCA pun sukses memenangkan penghargaan Outstanding Use of Digital Channels for Improved CX – Wholesale Banking berkat maksimalisasi saluran digital dalam mendongkrak pengalaman layanan bagi nasabah korporasi.
Di samping itu, BCA pun membawa pulang penghargaan Excellence in Consistent Multi-Language CX pada kategori Omni Channel sebagai wujud apresiasi atas ketersediaan layanan digital yang selaras dan merangkul semua kalangan.
Sedangkan di skala Asia Tenggara, platform Ocean by BCA yang bersanding dengan layanan myBCA Bisnis kembali memenangkan dua penghargaan sekaligus, yaitu Best Wholesale/Transaction Bank for Digital CX – Southeast Asia serta Outstanding Digital CX – Cash Management Platform – Southeast Asia.