Breaking

BTN Bidik Akuisisi Kredit Konsumer Bank Lain Tahun Depan

GE
Gemilang Ramadhan

Editor: Mazroh Atul Jannah

Jumat, 17 Juli 2026
BTN Bidik Akuisisi Kredit Konsumer Bank Lain Tahun Depan
ILUSTRASI, BTN bersiap akuisisi portofolio kredit konsumer dari bank lain pada tahun depan. (Sumber Gambar : Net)

JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) membuka peluang untuk kembali melaksanakan ekspansi anorganik lewat akuisisi portofolio kredit setelah resmi mengambil alih portofolio kredit milik SMBC pada tahun ini. Langkah ini dinilai menjadi strategi perseroan guna memperkuat pertumbuhan bisnis sekaligus memperluas basis nasabah.

Direktur Utama BTN Nixon Napitupulu mengungkapkan bahwa perseroan saat ini sudah menjalin komunikasi dengan sejumlah bank terkait peluang akuisisi portofolio kredit baru. 

Meskipun demikian, pembicaraan tersebut masih berada pada tahap awal dan belum mengarah pada transaksi yang konkret. BTN, kata Nixon, tetap berfokus pada segmen konsumer yang selama ini menjadi tulang punggung bisnis perseroan. 

Strategi tersebut sejalan dengan upaya bank pelat merah itu dalam memperkuat posisinya di pasar pembiayaan perumahan dan layanan perbankan ritel.

“Sementara masih (di segmen) konsumer, kami enggak akan terlalu jauh. Kami ada bicara dengan bank lain, tapi belum ada arah transaksi, baru ngobrol-ngobrol,” ungkap Nixon menjawab pertanyaan Kontan pasca paparan kinerja di Jakarta, Kamis (16/7/2026), sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Menurut Nixon, realisasi aksi korporasi lanjutan terkait akuisisi portofolio kredit kemungkinan baru akan berlangsung pada tahun depan.

“Kayaknya tahun depan,” ujarnya, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Sebagai informasi, BTN telah menjalankan ekspansi anorganik melalui akuisisi portofolio kredit dari SMBC pada tahun ini. Tahap pertama transaksi tersebut telah diselesaikan pada Juni 2026 dengan total nilai mencapai Rp 12,6 triliun. 

Sementara itu, tahap kedua akuisisi ditargetkan rampung pada Agustus 2026 dengan nilai transaksi lebih dari Rp 7,3 triliun. Dengan selesainya kedua tahap tersebut, BTN diperkirakan memperoleh tambahan sekitar 344.600 nasabah baru.

Nixon menjelaskan bahwa portofolio kredit yang diakuisisi memberikan kontribusi positif terhadap kinerja perusahaan. 

Selain menawarkan tingkat imbal hasil yang menarik, portofolio tersebut juga memiliki aset tertimbang menurut risiko (ATMR) yang relatif rendah, yakni sekitar 50%, sehingga penggunaan modal menjadi lebih efisien. 

Tidak hanya mendukung profitabilitas, akuisisi portofolio kredit tersebut juga membuka peluang bagi BTN untuk memperluas penjualan berbagai produk dan layanan perbankan kepada nasabah baru. 

Beberapa produk yang berpotensi dipasarkan antara lain Bale by BTN, payroll funding, serta berbagai layanan perbankan lainnya.

“Kami meyakini bahwa kombinasi pertumbuhan organik dan anorganik ini akan memacu dan juga mendorong pertumbuhan kami jauh lebih baik ke depannya,” kata Nixon, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua