Breaking

Jangan Tergiur Busi Murah: Ini 6 Ciri Busi Asli yang Wajib Kamu Tahu

RE
Selasa, 01 September 2026
Jangan Tergiur Busi Murah: Ini 6 Ciri Busi Asli yang Wajib Kamu Tahu

INSIDERINDONESIA.COM — Peningkatan populasi sepeda motor di Indonesia kerap dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk memproduksi dan mengedarkan busi palsu. Modusnya sama, membanjiri pasar dengan harga miring yang jauh di bawah harga normal. Padahal, komponen ini punya peran krusial pada sistem pengapian.

Kerugian akibat memakai busi tiruan tidak main-main. Mesin bisa mengalami misfire, tenaga turun, konsumsi bahan bakar membengkak, dan dalam kasus parah, kerusakan komponen internal. Suzuki Indonesia, Selasa (1/9), menegaskan pentingnya membeli onderdil di bengkel resmi untuk menjamin keaslian dan performa mesin tetap optimal.

1. Cetakan Kode Produksi Buram dan Tidak Presisi

Ciri paling mudah dikenali ada pada kode produksi. Busi original memiliki cetakan kode yang rapi, simetris, dan presisi. Sebaliknya, busi palsu umumnya menampilkan cetakan buram, tidak sejajar, atau terkesan asal-asalan. Perhatikan detail kecil ini sebelum memutuskan membayar.

2. Ulir Kasar dan Tidak Konsisten

Bagian ulir busi asli dikerjakan dengan tingkat presisi tinggi sehingga terasa halus saat disentuh. Pada produk tiruan, alur ulirnya kasar dan tidak konsisten antara satu titik dengan titik lainnya. Trik ampuh: minta penjual menampilkan beberapa produk sejenis lalu bandingkan kerapian ulirnya secara langsung.

3. Keramik Isolator Terlalu Putih Cerah

Warna keramik isolator juga bisa jadi penanda. Busi asli cenderung memiliki warna keramik yang tidak terlalu buram mengkilap. Sementara pada busi palsu, warna keramik sering tampak terlalu putih cerah secara tidak alami. Perbedaan ini sulit dijelaskan dengan kata-kata, tapi mudah dikenali saat dua produk dibandingkan.

4. Plating Metal Shell Mudah Berkarat

Busi original menggunakan baja berkualitas pada bagian metal shell yang tahan korosi. Sebaliknya, material pada busi palsu mudah berkarat. Bahkan tidak jarang ditemukan bintik-bintik karat pada produk yang baru saja dikeluarkan dari kemasan. Ini tanda paling jelas bahwa kualitas materialnya di bawah standar.

5. Posisi Elektroda Miring dan Sambungan Kasar

Presisi penempatan elektroda menentukan kestabilan percikan api. Pada busi asli, elektroda terpasang presisi dan rapi. Pada produk palsu, posisinya sering miring, tidak konsisten antar-unit, serta memiliki gap atau sambungan yang kasar. Penempatan elektroda yang tidak presisi akan mengganggu pembakaran di ruang mesin.

6. Gasket Longgar dan Bekas Potongan Kasar

Periksa bagian gasket atau ring. Gasket busi asli memiliki permukaan halus dan terpasang sangat kuat, sulit dilepas meski diputar mengikuti alur. Sementara gasket busi palsu biasanya memiliki bekas potongan kasar dan sangat mudah terlepas dari badan busi. Jika gasket longgar, kompresi mesin bisa bocor.

Membedakan busi asli dan palsu sebenarnya tidak sulit jika memahami poin-poin di atas. Jangan pernah tergiur harga murah yang jauh di bawah pasaran. Selalu beli di bengkel resmi atau dealer terpercaya agar performa motor terjaga dan terhindar dari risiko kerusakan yang biaya perbaikannya jauh lebih mahal.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua