Breaking

Komisi IV DPR Apresiasi Manggala Agni, Soroti Anggaran Karhutla 2027

RE
Rabu, 16 September 2026
Komisi IV DPR Apresiasi Manggala Agni, Soroti Anggaran Karhutla 2027

INSIDERINDONESIA.COM — Komisi IV DPR RI memberikan apresiasi kepada personel Manggala Agni Kementerian Kehutanan atas dedikasi menangani kebakaran hutan dan lahan, bertepatan dengan Hari Manggala Agni ke-24 pada 13 September. Apresiasi disampaikan dalam Rapat Kerja bersama Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni yang membahas penyesuaian Rencana Kerja dan Anggaran Kemenhut Tahun Anggaran 2027.

Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Hariyadi, yang dikenal sebagai Titiek Soeharto, menyampaikan apresiasi itu di Jakarta, Rabu, dalam rapat kerja yang juga membahas penyesuaian anggaran Kemenhut untuk 2027. Menurut dia, pengendalian karhutla tetap memerlukan perhatian serius meski tren penanganan menunjukkan perbaikan.

"Komisi IV DPR RI menyampaikan selamat hari ulang tahun Manggala Agni yang ke-24 yang diperingati setiap tanggal 13 September, serta memberikan apresiasi kepada seluruh personel Manggala Agni atas dedikasinya dalam mitigasi, pemadaman, dan penanganan kebakaran hutan dan lahan di Indonesia," kata Titiek.

Penguatan Mitigasi Dini dan Kesiapan Anggaran

Titiek menilai pengendalian karhutla perlu diperkuat melalui mitigasi dini, keterlibatan Manggala Agni dan Masyarakat Peduli Api, pemantauan titik panas, pengelolaan tata air gambut, hingga kesiapan sarana pemadaman. Dia menekankan seluruh upaya itu harus dijalankan dengan memanfaatkan pagu anggaran yang tersedia.

"Pengendalian karhutla perlu dilaksanakan dengan mengoptimalkan pagu anggaran yang ada," ujarnya.

Raja Juli: Tren Karhutla Menurun Berkat Kerja Bersama

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni merespons apresiasi tersebut dengan ucapan terima kasih kepada pimpinan Komisi IV. Dia menyebut personel Manggala Agni bekerja sangat keras di lapangan dan meminta doa agar tetap tegar menjalankan tugas.

"Ucapan terima kasih kepada Ibu pimpinan yang tadi mengucapkan selamat ulang tahun kepada Manggala Agni. Dan sekaligus kami mewakili beliau-beliau, sebagai apresiasi, karena beliau-beliau ini berjuang sangat luar biasa. Doakan kami selalu tegar untuk menjaga ini," kata Raja Juli.

Dalam keterangannya seusai rapat, Raja Juli mengaitkan perkembangan penanganan karhutla di sejumlah wilayah dengan kerja bersama Manggala Agni, TNI, Polri, BPBD, dan Masyarakat Peduli Api. Menurut dia, tren karhutla terus menurun berkat kolaborasi tersebut.

"Jadi sekali lagi trennya terus menurun karena kerja keras teman-teman dari Manggala Agni Kemenhut, TNI, Polri, BPBD, Masyarakat Peduli Api," ujarnya.

758 Personel Dikerahkan ke Kalimantan

Manggala Agni merupakan brigade pengendalian kebakaran hutan yang pertama kali dibentuk pada 2002. Kemenhut memperingati Hari Manggala Agni setiap 13 September sebagai momentum bagi personel yang menangani karhutla di tingkat tapak.

Pada 21 Agustus 2026, Kemenhut mengerahkan 758 personel Manggala Agni dalam operasi karhutla di Kalimantan. Rinciannya, 265 personel di Kalimantan Barat, 208 di Kalimantan Tengah, 174 di Kalimantan Selatan, dan 111 di Kalimantan Timur.

Kekuatan itu diperkuat 45 personel tambahan dari Jawa, Sulawesi, dan Kalimantan Selatan, terutama untuk membantu penanganan di Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Operasi di Kalimantan melibatkan total 12.880 personel gabungan dari berbagai unsur.

4.682 Operasi Sepanjang 2026

Kemenhut mencatat sepanjang 2026 hingga akhir Agustus telah dilakukan 4.682 operasi penanganan karhutla. Luas areal yang ditangani mencapai 38.277,43 hektare.

Penanganan tersebut merupakan hasil kerja Manggala Agni bersama berbagai unsur terkait, termasuk TNI, Polri, BPBD, dan Masyarakat Peduli Api di daerah. Kemenhut belum merinci proyeksi kebutuhan anggaran karhutla untuk tahun anggaran berikutnya dalam rapat tersebut.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua