TPS Liar Dekat Tol Jakarta-Merak Terbakar, Damkar Sempat Tertahan di Pintu Tol
INSIDERINDONESIA.COM — Kebakaran melanda tempat pembuangan sementara sampah liar di kawasan Alam Sutera, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang, pada Kamis (17/9) dini hari. Dua unit mobil suplai air bantuan dari Dinas Lingkungan Hidup tidak bisa masuk pintu tol karena tak membawa kartu e-tol, sementara api terus membesar dan asap hitam menutupi jalur Jakarta-Merak.
Petugas Pemadam Kebakaran Kota Tangerang diterjunkan ke lokasi TPS liar yang berada di dekat Jalan Tol Jakarta-Merak. Sebanyak enam unit armada dan puluhan personel dikerahkan untuk memadamkan kobaran api.
Komandan Regu Pos Pinang, Roni Kris, menyebut proses pemadaman sempat terhambat. Dua unit tanki air perbantuan dari Dinas Lingkungan Hidup ditahan saat hendak melintas pintu tol.
Dua Tanki Air Bantuan Dilarang Masuk Pintu Tol
Menurut Roni, petugas pintu tol menolak melintaskan kedua kendaraan karena tidak membawa kartu e-tol. Padahal kondisi saat itu masuk kategori darurat.
"Kita butuh suplai air, tapi dua unit tanking air perbantuan dari LH tidak boleh masuk pintu tol karena tidak ada e-tol, sementara kondisi kita darurat," ujar Roni di lokasi kebakaran.
Asap hitam yang membubung dari TPS liar dikhawatirkan mengganggu jarak pandang pengguna jalan tol. Kepulan asap itu menjadi alasan tambahan mengapa suplai air mesti segera masuk ke lokasi.
Akses Menuju Lokasi Hanya Jalan Setapak
Pantauan di lokasi menunjukkan akses masuk menuju titik kebakaran hanya berupa jalan setapak. Kondisi itu membuat armada Damkar tidak punya pilihan selain melewati jalur tol untuk menjangkau sumber api.
Api diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah di area TPS liar tersebut. Kobaran api kemudian merembet hingga area seluas 500 meter persegi.
"Dari mulai tiba di TKP dan sampai saat ini sudah sekitar 2,5 jam. Penyebab kebakaran informasi dari warga ada yang membakar sampah," terang Roni.
Imbauan ke Warga dan Pengelola Jalan Tol
Roni menyatakan pihaknya mengimbau warga agar tidak lagi melakukan aktivitas pembakaran di area TPS liar. Praktik itu disebut berulang kali dilakukan di lokasi yang sama.
Damkar juga meminta pengelola jalan tol memberi kemudahan akses bagi kendaraan darurat. Permintaan itu disampaikan agar penanganan kebakaran berikutnya tidak terhambat prosedur administratif.
"Kami juga menghimbau pengelola jalan tol agar mempermudah akses jika keadaan darurat dan butuh penanganan cepat," harapnya.
Hingga petugas tiba dan bekerja sekitar 2,5 jam, belum ada laporan korban jiwa dalam peristiwa ini. Penyebab pasti kebakaran masih dalam penelusuran petugas di lapangan.