OJK dan Pemerintah Parimo Terapkan Program PED Guna Perkuat Kapasitas Pelaku Usaha Properti Lokal 2026

OJK dan Pemerintah Parimo Terapkan Program PED Guna Perkuat Kapasitas Pelaku Usaha Properti Lokal 2026
Sabtu, 28 Februari 2026 | 13:57:57 WIB

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan bersama Pemerintah Kabupaten Parigi Moutong secara resmi menerapkan program Pengembangan Ekonomi Desa guna meningkatkan kapasitas serta kemandirian para pelaku usaha di wilayah tersebut.

Inisiatif strategis ini bertujuan untuk mempercepat akses keuangan bagi para pelaku UMKM agar mereka mampu mengembangkan potensi sumber daya alam yang melimpah di daerah Sulawesi Tengah.

Penerapan program PED ini dilaksanakan pada Sabtu 28 Februari 2026 dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan dari sektor perbankan serta lembaga keuangan non-bank yang beroperasi di wilayah Parimo.

Optimalisasi Literasi Keuangan Bagi Masyarakat Desa

Pihak Otoritas Jasa Keuangan menekankan bahwa penguatan kapasitas pelaku usaha harus dimulai dari pemahaman yang mendalam mengenai manajemen risiko serta tata kelola keuangan yang sangat disiplin.

Melalui pendampingan yang intensif para pelaku usaha mikro diharapkan dapat menyusun laporan keuangan yang akuntabel sehingga lebih mudah mendapatkan kucuran kredit produktif dari perbankan resmi pemerintah.

Literasi keuangan yang baik akan menjadi benteng utama bagi masyarakat perdesaan agar tidak terjebak dalam praktik pinjaman ilegal yang seringkali menawarkan kemudahan semu namun sangat merugikan.

Dampak Sinergi Ekonomi Terhadap Sektor Properti

Peningkatan pendapatan pelaku usaha di tingkat desa diprediksi akan memicu pertumbuhan permintaan terhadap aset properti baik berupa lahan pertanian produktif maupun hunian yang lebih layak.

Pemerintah daerah melihat adanya korelasi positif antara kemudahan akses modal dengan gairah investasi masyarakat dalam membangun sarana fisik pendukung usaha seperti gudang dan juga ruko.

Pengembangan infrastruktur properti di kawasan perdesaan menjadi salah satu indikator keberhasilan program PED dalam menciptakan pusat ekonomi baru yang mandiri dan memiliki daya saing tinggi.

Kolaborasi Pemerintah Daerah dan Lembaga Jasa Keuangan

Penjabat Bupati Parigi Moutong menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh OJK dalam membuka sekat penghambat antara pelaku usaha kecil dengan institusi keuangan formal yang ada di kota.

Kerja sama ini mencakup penyediaan skema pembiayaan khusus dengan suku bunga rendah yang dirancang sesuai dengan karakteristik usaha pertanian dan perikanan yang mendominasi wilayah Parigi Moutong.

Setiap kelompok usaha akan mendapatkan pendampingan teknis mulai dari proses produksi hingga akses pemasaran digital agar produk lokal mampu menembus pasar nasional bahkan internasional secara konsisten.

Pemanfaatan Teknologi Informasi Untuk UMKM Parimo

Dalam era digitalisasi ini para pelaku usaha di Parimo juga didorong untuk mulai mengadopsi sistem pembayaran elektronik guna mempermudah transaksi serta pencatatan penjualan yang lebih akurat setiap harinya.

Pemerintah menyediakan fasilitas pusat informasi usaha yang terintegrasi untuk membantu warga dalam mengurus perizinan serta sertifikasi produk secara cepat tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota.

Inovasi teknologi diharapkan mampu memperpendek rantai distribusi sehingga keuntungan yang didapatkan oleh para petani dan nelayan lokal menjadi lebih maksimal dibandingkan dengan sistem konvensional lama.

Harapan Kemandirian Ekonomi Kabupaten Parigi Moutong

Keberlanjutan program PED ini menjadi kunci utama dalam mewujudkan visi kemandirian ekonomi daerah yang berbasis pada kekuatan kerakyatan serta gotong royong antar seluruh lapisan masyarakat di desa.

OJK berkomitmen untuk terus memantau perkembangan setiap unit usaha yang masuk dalam program ini guna memastikan dampak kesejahteraan benar-benar dirasakan oleh seluruh warga secara merata.

Dengan kapasitas usaha yang semakin kuat Parigi Moutong optimis dapat menjadi motor penggerak ekonomi baru di Sulawesi Tengah yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan nasional.

Reporter: Gemilang Ramadhan