Proyek Subang Smartpolitan Milik SSIA Kedatangan Tiga Investor Baru

ILUSTRASI, Proyek Subang
Minggu, 26 April 2026 | 17:04:56 WIB

JAKARTA - PT Surya Semesta Internusa Tbk (SSIA) terus menggenjot pengembangan Subang Smartpolitan dengan masuknya tiga mitra strategis baru untuk memperkuat ekosistem.

Kawasan industri terpadu ini semakin menunjukkan daya tarik tinggi bagi para pemodal besar yang ingin berekspansi di wilayah Jawa Barat.

"Kami menyambut baik kehadiran para mitra baru ini yang akan memperkuat visi Subang Smartpolitan sebagai pusat industri masa depan," ujar Johannes Suriadjaja, sebagaimana dilansir dari bisnis.com, Minggu (26/4/2026).

Pihak manajemen meyakini bahwa sinergi dengan berbagai pemain industri global akan mempercepat terciptanya lapangan kerja baru di daerah Subang.

Kehadiran infrastruktur pendukung seperti akses tol dan Pelabuhan Patimban menjadi magnet utama bagi para investor untuk menanamkan modal di lokasi tersebut.

Langkah strategis ini diprediksi akan memberikan dampak positif bagi kinerja keuangan emiten berkode saham SSIA dalam jangka panjang.

Johannes menjelaskan bahwa proses pembangunan fisik di lapangan terus dipacu agar para penyewa lahan bisa segera memulai operasional pabrik mereka sesuai jadwal.

"Fokus utama saat ini adalah memastikan ketersediaan utilitas yang handal bagi seluruh tenant di kawasan ini," kata Johannes, sebagaimana dilansir dari bisnis.com, Minggu (26/4/2026).

Pihak pengelola secara konsisten menerapkan konsep kota pintar dan ramah lingkungan untuk menarik minat perusahaan yang memiliki komitmen terhadap keberlanjutan.

Melalui penambahan mitra ini, luas lahan yang telah dipesan di fase pertama pembangunan kini mengalami peningkatan yang cukup signifikan dari periode sebelumnya.

Target pemasaran lahan industri untuk tahun ini diharapkan dapat tercapai seiring dengan tingginya minat dari sektor otomotif dan logistik global.

Perseroan berkomitmen menjaga kualitas layanan infrastruktur agar tetap kompetitif dibandingkan dengan kawasan industri lain yang ada di sekitar koridor timur Jakarta.

Reporter: Gemilang Ramadhan