RUPST ANTM Setujui Pembagian Dividen Senilai 5,04 Triliun Rupiah

ILUSTRASI, emas antam (Sumber Gambar : Net)
Kamis, 11 Juni 2026 | 14:42:08 WIB

JAKARTA – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) resmi melangsungkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 pada hari Rabu (10/6/2026).

Di dalam forum tersebut, para pemegang saham sepakat atas alokasi perolehan laba bersih perseroan, perombakan struktur manajemen, hingga rencana perseroan dalam menyambut tugas strategis dari pemerintah untuk mempercepat hilirisasi nikel sekaligus membangun ekosistem baterai kendaraan listrik nasional.

Sebagai bentuk komitmen ANTM untuk menghadirkan nilai tambah bagi para pemegang saham, RUPST 2025 memberikan restu atas pembagian dividen senilai 5,04 triliun rupiah atau setara dengan 70 persen dari total keuntungan bersih tahun buku 2025 yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk.

Di sisi lain, dana sejumlah 2,16 triliun rupiah atau sebesar 30 persen bakal ditempatkan sebagai saldo laba ditahan. Dana ini dialokasikan demi menyokong ekspansi usaha, memperkokoh fundamental bisnis, serta merealisasikan beragam proyek strategis ANTM di masa mendatang.

Ketetapan mengenai besaran dividen ini didorong oleh torehan kinerja operasional maupun finansial ANTM yang berhasil menyentuh rekor tertinggi dalam sejarah korporasi.

Sepanjang tahun 2025, ANTM berhasil mengantongi pendapatan hingga 84,64 triliun rupiah, atau melonjak 22 persen secara tahunan (year-on-year) jika disandingkan dengan tahun sebelumnya.

Tidak hanya itu, ANTM pun membukukan keuntungan bersih tahun berjalan senilai 7,92 triliun rupiah, atau melesat tajam sebesar 106 persen bila dihadapkan dengan perolehan pada tahun 2024.

Direktur Utama PT Aneka Tambang Tbk, Untung Budiharto, memaparkan bahwa tahun 2025 menjadi sebuah capaian penting dalam fase perkembangan ANTM.

"Capaian ini mencerminkan kuatnya fundamental bisnis, efektivitas strategi yang dijalankan secara disiplin, serta komitmen seluruh insan ANTM dalam mengoptimalkan potensi sumber daya mineral nasional untuk menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Untung dalam keterangan resmi, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Melalui RUPST 2025, pemegang saham pun merestui langkah ANTM dalam mengemban amanah khusus dari pemerintah demi mempercepat program hilirisasi nikel serta mematangkan ekosistem baterai kendaraan listrik di dalam negeri.

Mandat tersebut bakal diwujudkan lewat kerja sama antara ANTM dengan PT Industri Baterai Indonesia (IBI) serta HYD Investment Limited, selaku mitra strategis guna membangun ekosistem baterai kendaraan listrik yang terintegrasi di tanah air.

"Melalui berbagai proyek strategis yang terintegrasi, ANTM tidak hanya meningkatkan nilai tambah, tetapi juga mendukung penguatan kemandirian industri nasional serta posisi Indonesia dalam rantai pasok industri global,” tambah Untung, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Di samping itu, RUPST 2025 turut mengesahkan perombakan dalam jajaran kepengurusan perseroan dengan memberhentikan beberapa anggota komisaris maupun direksi, sekaligus melantik pengurus anyar dan mengubah nomenklatur jabatan pada lini Direksi ANTM.

Reporter: Gemilang Ramadhan