Prediksi IHSG Hari Ini Uji Level 6000 Cek Rekomendasi Sahamnya

ILUSTRASI, IHSG (Sumber Gambar : Net)
Kamis, 11 Juni 2026 | 14:59:44 WIB

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) memiliki peluang untuk meneruskan tren kenaikannya pada sesi perdagangan hari Kamis (11/6/2026), pasca ditutup melonjak sebesar 2,71 persen menuju posisi 5.902 pada sesi perdagangan sebelumnya, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Meskipun pemodal asing terpantau masih melakukan aksi jual bersih (net sell) dengan nilai mencapai 2,93 triliun rupiah di pasar reguler, kondisi sentimen dari dalam negeri dirasa masih mempunyai kekuatan yang cukup demi menopang laju pergerakan pasar.

Berdasarkan laporan Sajian Pagi Menu Trading (SAPA MENTARI) BRI Danareksa Sekuritas, laju penguatan IHSG disokong oleh sejumlah sentimen, di antaranya adalah kebijakan kenaikan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI Rate) sebesar 25 basis poin yang sukses memicu penguatan mata uang rupiah, kepastian terkait tidak adanya perubahan harga untuk BBM bersubsidi, hingga kembali meningkatnya tingkat kepercayaan para investor terhadap aset-aset domestik di tengah situasi ketidakpastian global.

Apabila ditinjau secara teknikal, IHSG diproyeksikan bakal menguji zona resistance krusial yang berada pada rentang 5.960 sampai 6.000. Jika level tersebut sanggup dilewati, maka kans penguatan lanjutan menuju area 6.200 akan semakin terbuka lebar.

Bukan hanya memantau pergerakan nilai tukar rupiah yang terus menguat pasca penyesuaian BI Rate, para pelaku pasar pun tengah menantikan publikasi data penjualan eceran (retail sales) Indonesia yang berpotensi memicu sentimen berikutnya bagi pasar saham dalam negeri.

Dari panggung global, bursa saham Amerika Serikat berakhir di zona merah pada sesi perdagangan hari Rabu (10/6). Indeks Dow Jones Industrial Average terpangkas 1,87 persen ke posisi 49.918,78. Pada saat yang sama, indeks S&P 500 mengalami koreksi sebesar 1,62 persen menuju level 7.266,99 dan indeks Nasdaq Composite merosot 1,98 persen ke posisi 25.169,50.

Di bawah ini adalah rincian rekomendasi saham dari BRI Danareksa:

PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (DSSA): Jika dilihat secara teknikal, pergerakan saham DSSA memunculkan pola cup and handle yang memberi indikasi adanya potensi pembalikan tren. Sepanjang harganya sanggup bertahan di atas batas neckline 695, maka kans untuk penguatan lanjutan dinilai masih terbuka dengan sasaran resistance di kisaran level 865 sampai 970. (Buy: 700 – 750, Target 1: 865, Target 2: 970, Stop loss: di bawah 680).

PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA): Pergerakan saham MBMA diperkirakan sanggup bertahan pada zona support 406 hingga 440 serta berpeluang meneruskan fase rebound. Kans untuk menguat kembali terbuka dengan sasaran resistance terdekat di area level 498 sampai 550. (Buy: 450 – 470, Target 1: 498, Target 2: 550, Stop loss: di bawah 420).

PT Barito Pacific Tbk (BRPT): Saham BRPT dinilai masih memperlihatkan kans untuk meneruskan tren penguatan setelah mampu bertahan di atas zona support. Untuk saat ini, posisi 1.655 menjadi minor support yang berpeluang memicu area pantulan menuju sasaran resistance di rentang 1.925 sampai 2.230. (Buy: 1.660 – 1.760, Target 1: 1.925, Target 2: 2.230, Stop loss: di bawah 1.640).

PT Sarana Mitra Luas Tbk (SMIL): Pergerakan saham SMIL dipantau masih berada dalam tren melemah (bearish). Seusai tidak berhasil melewati garis resistance tren, saham ini dinilai berpotensi untuk kembali bergerak turun menuju zona support selanjutnya. (Last price: 232, Target support: 224 – 214, Rekomendasi: Sell).

Reporter: Gemilang Ramadhan