BBCA Mulai Cum Dividen Interim Pertama Hari Ini, Cek Jadwal Lengkap

Ilustrasi, Cum dividen interim pertama BBCA tahun 2026 dimulai hari ini, Senin (15/6). (Foto: NET)
Senin, 15 Juni 2026 | 12:29:17 WIB

JAKARTA – PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) saat ini mulai mewujudkan program pembagian dividen interim dengan frekuensi setiap tiga bulan sekali. Pada hari ini, Senin (15/6/2026), menjadi waktu pelaksanaan cum dividen interim perdana untuk periode tahun buku 2026.

BBCA sebelumnya telah menyampaikan pengumuman mengenai pembagian dividen interim pertama senilai Rp20 per lembar saham, di mana total anggaran yang disalurkan menyentuh Rp2,46 triliun. Proses pembayaran dividen ini direncanakan bakal berlangsung pada 26 Juni 2026 nanti.

Kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari strategi emiten demi menyajikan imbal hasil yang jauh lebih konsisten kepada seluruh pemegang saham lewat mekanisme distribusi yang lebih terjadwal. 

Nilai dividen interim ini bakal dihitung sebagai satu kesatuan dari seluruh total pembagian dividen tahun buku 2026, yang nantinya memerlukan kesepakatan dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) pada tahun 2027.

Pihak manajemen BBCA memberikan sinyal mengenai peluang untuk mempertahankan nominal dividen pada periode kuartal selanjutnya dengan tetap melihat raihan kinerja keuangan, kenaikan laba bersih, rasio kecukupan modal, serta situasi ekonomi makro. 

Aturan ini memperlihatkan loyalitas perseroan dalam menjaga keselarasan antara keperluan pendanaan ekspansi usaha dengan keuntungan untuk para pemodal.

Di sisi lain, pergerakan saham BBCA tengah memperlihatkan arah penguatan dalam beberapa waktu terakhir. Ditutup pada sesi perdagangan Jumat (12/6/2026), nilai saham BBCA mengalami kenaikan sebesar 100 poin atau 1,72 persen hingga parkir di level Rp5.925 per lembar saham.

Sepanjang satu minggu ke belakang, akumulasi harga saham BBCA terpantau melesat sebesar 955 poin atau 19,22 persen. 

Mengacu pada data resmi Bursa Efek Indonesia, pelaku pasar foreign juga tampak mulai mengoleksi saham BBCA lewat torehan aksi beli bersih (net buy) senilai Rp387,96 miliar sampai dengan Kamis (11/6/2026).

BRI Danareksa Sekuritas masih memberikan rating beli terhadap saham BBCA dan mematok target harga di angka Rp10.900 per saham. 

Erindra Krisnawan selaku analis dari BRI Danareksa Sekuritas memaparkan bahwa posisi valuasi BBCA saat ini tengah berada pada area yang mendekati minus dua standar deviasi jika disandingkan dengan rata-rata nilai price to book value dalam kurun waktu sepuluh tahun belakangan.

“Kondisi tersebut dinilai menciptakan ruang valuasi yang menarik bagi investor. Selain itu, posisi BBCA sebagai bank dengan franchise yang kuat dan neraca keuangan yang dominan dinilai mampu memberikan bantalan terhadap pandangan pertumbuhan yang lebih moderat,” sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Reporter: Gemilang Ramadhan