Alfamart Restrukturisasi Anak Usaha di Singapura Rp730 Miliar

Ilustrasi: PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk restrukturisasi anak usaha dengan suntikan dana Rp730 miliar. (Foto: NET)
Jumat, 19 Juni 2026 | 14:12:16 WIB

JAKARTA – PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (AMRT) atau Alfamart tengah menjalankan langkah restrukturisasi usaha terhadap anak perusahaannya yang berkedudukan di Singapura, yaitu Alfamart Retail Asia Pte Ltd.

Entitas anak tersebut akan mengeluarkan kurang lebih 49,8 juta unit saham baru yang mewakili 51 persen dari keseluruhan modal ditempatkan dan disetor pascatransaksi diselesaikan. Seluruh porsi saham baru tersebut akan diserap oleh Glory Worldwide Investments Pte Ltd melalui nilai transaksi yang menyentuh USD40,6 juta atau berkisar Rp730,1 billion, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Langkah korporasi ini memicu pergeseran pada peta kepemilikan saham di dalam tubuh Alfamart Retail Asia. Kepemilikan AMRT yang pada mulanya berada di angka 100 persen akan menyusut menjadi 49 persen, sementara Glory Worldwide Investments bakal mengambil alih posisi sebagai pemegang saham pengendali dengan porsi sebesar 51 persen.

Perolehan dana segar dari hasil penerbitan saham baru tersebut selanjutnya akan dipakai oleh Alfamart Retail Asia demi mencaplok sekumpulan aset strategis yang dipunyai oleh Glory Worldwide Investments.

Secara terperinci, Alfamart Retail Asia akan mengambil alih 10 persen kepemilikan saham pada Alfamart Trading Philippines Inc. dengan nilai sekitar USD10,5 juta, serta 70 persen kepemilikan saham di Alfamart Trading Bangladesh Ltd yang bernilai mendekati USD1,8 juta.

Manajemen Alfamart menjelaskan, "rangkaian transaksi ini merupakan bagian dari upaya integrasi aset dan kegiatan usaha terkait di bawah naungan Alfamart Retail Asia," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Perusahaan menyatakan, "pengelolaan aset internasional melalui satu entitas induk akan memberikan fleksibilitas yang lebih besar dalam menjalankan strategi bisnis di berbagai negara, sekaligus meningkatkan efektivitas pengawasan dan koordinasi operasional," sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Untuk diketahui, Glory Worldwide Investments merupakan entitas yang memiliki hubungan afiliasi dengan AMRT. Keterikatan ini muncul lantaran Budiyanto Djoko Susanto mengemban posisi sebagai Komisaris AMRT sekaligus menduduki jabatan sebagai Direktur di Glory Worldwide Investments.

Reporter: Gemilang Ramadhan