PIK2 PANI Gaet Investor Baru Lewat Private Placement Rp498 Miliar

ILUSTRASI, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (Sumber Gambar : Net)
Kamis, 25 Juni 2026 | 12:07:21 WIB

JAKARTA - Emiten milik Agung Sedayu dan Salim Group, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK2, telah merampungkan aksi korporasi penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (non-HMETD/PMTHMETD IV) atau yang dikenal sebagai private placement.

PT Adimitra selaku biro administrasi efek PANI memberikan laporan mengenai adanya penerbitan saham baru dari hasil pelaksanaan PMTHMETD IV PANI yang berjumlah 72.476.600 saham.

“Sehingga, jumlah saham setelah penambahan saham tanpa HMETD tahap IV PANI menjadi 18.189.502.198 saham,” ungkap Direktur Adimitra, Andry dalam keterbukaan informasi dikutip Kamis (25/6/2026), sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Sebelum aksi ini, pihak manajemen PANI memaparkan bahwa agenda eksekusi PMTHMETD IV dimulai dari penerbitan saham pada 23 Juni 2026, dilanjutkan pencatatan saham baru tersebut di bursa pada 24 Juni 2026, serta pengumuman hasil final pelaksanaan PMTHMETD IV pada 25 Juni 2026.

Pihak manajemen Pantai Indah Kapuk Dua mengutarakan, untuk menjalankan PMTHMETD IV ini, perseroan melepas saham baru dengan total 72.476.600 lembar saham yang nilai nominalnya sebesar Rp 100 per saham.

“Dengan demikian, jumlah saham yang telah ditempatkan dan disetor penuh dalam perseroan akan meningkat dari semula sebanyak 18.117.025.598 saham menjadi 18.189.502.198 saham setelah pelaksanaan PMTHMETD IV,” sebut manajemen PANI dalam keterbukaan informasi belum lama ini, sebagaimana dilansir dari berita sumber.

Seluruh porsi saham baru ini diambil oleh pemodal baru, yaitu PT Victoria Jaya Abadi dan Providentia Wealth Management Ltd, yang dipastikan bukan merupakan pihak terafiliasi dari perseroan.

Sebagai catatan, Providentia Wealth Management merupakan sebuah korporasi perwalian sekaligus pengelola kekayaan independen yang berpusat di Singapura.

Aksi PMTHMETD IV PANI ini dieksekusi dengan tingkat harga pelaksanaan Rp 6.875 per lembar saham. Dengan begitu, total nilai dari transaksi ini menyentuh Rp 498,27 miliar.

Sementara itu, pada sesi perdagangan Rabu kemarin, pergerakan saham PANI terpantau mengalami penurunan sebesar 3% menuju level Rp 6.475.

Reporter: Gemilang Ramadhan